Pengalaman Belanja di JakartaNotebook Semarang

Teman-teman, sudah pernah mendengar Jakarta Notebook? Kalau belum pernah, langsung aja main ke websitenya. Jakarta Notebook menawarkan barang-barang elektronik dengan harga yang lumayan miring. Dari barang-barang yang umum seperti tongsis, laptop, hdd eksternal, flashdisk; hingga barang-barang unik seperti kabel usb gitar, lensa cembung buat hp, usb port voltage tester, alat streaming tv dlsb.

Selain melayani penjualan secara online (hanya cabang Jakarta), Jakarta Notebook juga mempunyai 3 toko yang siap melayani penjualan secara langsung, yaitu cabang Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Nah, aku akan berbagi pengalaman berbelanja di JakartaNotebook Semarang.

Kondisi Toko

Ada 6 laptop yang bisa kita gunakan untuk browsing (tentu saja browsing ke website Jakarta Notebook untuk mencari barang yang akan dibeli ya teman smile ), ada 3 sales, dan 1 kasir. Ada etalase contoh produk-produk yang dijual. Ada TV untuk keperluan uji coba alat-alat aneh seperti settop box (tv tuner?), streaming video dari hp (entah apa namanya).

Prosedur Pembelian

Bila teman-teman ingin membeli barang langsung di toko JakartaNotebook, siap-siap sabar menunggu sambil berdiri ya, karena antrinya sambil berdiri, gak pake sistem nomor antrian. :'(

Bila sudah sampai pada antrian kita, kita akan ditanya sudah pernah belanja (atau sudah punya akun) di Jakarta Notebook atau belum. Kalau belum, maka kita akan dibuatkan akun oleh mas/mbak sales yang melayani kita. Apa tujuannya? Supaya kita punya akun di JakartaNotebook.com, dan nantinya kita juga akan punya history berbelanja di website JakartaNotebook.

Langkah selanjutnya, kita akan ditanya mau berbelanja apa? Supaya tidak banyak membuang waktu, sebaiknya teman-teman cari dan catat dulu barang yang akan dibeli, boleh dilakukan di rumah atau bisa juga memakai laptop yang sudah disediakan.

Setelah semua barang sudah masuk ke dalam keranjang belanja (shopping cart), kemudian mas/mbak sales akan pergi ke gudang untuk mencari barang-barang tersebut. Dan berdoa saja barang-barang tersebut ketemu. Amin.

Ini yang menarik teman-teman, karena sistem penjualannya terintegrasi dengan website JakartaNotebook.com, maka stok barang yang ditampilkan di JakartaNotebook.com untuk tiap cabang itu cukup valid. Cukup valid karena kemarin aku mau beli screen protector buat hp yang di website masih ada stok, ternyata setelah dicari tidak ketemu. Mungkin terselempit di tumpukan paling bawah #eh. lol

Setelah barang-barang yang ingin kita beli sudah komplit, maka kita tinggal pergi ke kasir dan membayar barang belanjaan kita. Yang menarik lagi, setelah melakukan pembayaran, kita akan dikirimi email mengenai nota belanja kita. Dan bila kita login ke website JakartaNotebook, belanja kita di toko tadi akan terdaftar di menu Transaction History. Awesome!!

COD 10 ribu?

Owh ya, di salah satu dinding, ada tempelan kertas yang menginfokan kalau JakartaNotebook Semarang juga melayani COD (khusus daerah Semarang Kota saja) dengan tarif hanya 10 ribu saja. WoW, beneran hanya 10 ribu? surprised

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Penggunaan Awalan dan Kata Depan yang Tepat

Teman-teman, sudah tahukah kapan kata ‘di’ itu menjadi awalan dan kapan kata ‘di’ itu menjadi kata depan? Kalau gak tahu, ijinkanlah diriku berbagi sedikit ilmu penting dalam Bahasa Indonesia ini. cool

Kata ‘di’ sebagai kata depan digunakan untuk menunjukkan keterangan suatu tempat, waktu atau arah. Penulisannya dipisah dengan kata yang diterangkan. Misal: di rumah, di pagi hari, di utara.

Sedang ‘di’ sebagai awalan digunakan untuk membuat kata pasif. Penulisannya digabung dengan kata yang dipasifkan. Misal: dimakan, dibuat, ditiup.

Semoga bermanfaat.

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan.

Cara Mudah Bedain Fungsi Kategori dan Tag Pada WordPress

Cara paling mudah membedakan fungsi Kategori dan Tag pada WordPress (juga platform blogging yang lain) adalah dengan menganalogikan fungsi Daftar Isi dan Index pada sebuah buku. Fungsi Kategori pada WordPress bisa disamakan dengan fungsi Daftar Isi pada sebuah buku. Sedangkan fungsi Tag bisa disamakan dengan Index pada sebuah buku.

Pada sebuah buku, Daftar Isi akan memuat pokok bahasan utama dari suatu bab. Bila bab terlalu luas, maka bab tersebut dapat dipecah menjadi beberapa sub-bab. Sedang Index merupakan daftar kata/istilah yang terdapat dalam buku. Kata dalam index dapat berulang pada bab satu dan bab yang lain.

Menggunakan konsep buku ini, maka sebuah artikel sebaiknya memiliki satu kategori saja, namun boleh memakai beberapa tag yang berhubungan dengan artikel. Misal kita punya tag “C#”, kita bisa memakainya pada artikel berkategori “Algoritma” dan “Tips & Tricks”. Sedang artikel yang memuat tag “C#”, sebaiknya kita tentukan satu kategori saja, apakah lebih cenderung ke kategori “Algoritma”, atau lebih cocok pakai kategori “Tips & Tricks”.

Begitu kurang lebih teorinya teman. Mengenai praktek penggunaannya, terserah teman-teman saja. Kan yang punya blog teman sendiri. Mau pakai kategori, ya gak papa. Mau pakai Tag, ya gak papa. bigsmile Semoga bermanfaat.

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!