Sebuah teguran dari seorang teman satu kampus di STMIK ProVisi Semarang, yang bernama Pipit - pendiri korkam-provisi.blogspot.com -, yang kira-kira begini: "Rud, koe kok serius men tho saiki, Rud?", kalo dalam bahasa Indonesia: "Rud, kamu kok serius banget sih sekarang?". Deg-deg, hello.., what's wrong? Tak paham aku akan maksud perkataannya ketika pertama kali berjumpa denganku setelah sekian lama tak bersua sewaktu hendak mengurus KRS semester V, halah.
Setelah merenung cukup lama, akhirnya aku mulai mengerti apa yang dimaksudknnya. Mungkin karena akhir-akhir ini aku terlalu banyak menulis status yang lebay di facebook. Yah, sebenarnya sih aku hanya ingin berubah dari seorang pemalas menjadi orang yang sedikit disiplin, orang yang lebih baik. Oleh karenanya, aku sering menulis kata-kata motivasi yang kudapat dari buku-buku yang kubaca, ceramah pak ustad di tv, dlsb ke status facebook, untuk sekadar berbagi semangat yang saat itu sedang berkobar. Hehe, begini ini dampak negatif baca buku-buku motivasi, belum bisa memberi wujud yang nyata, tetapi sudah banyak mengumbar teori. :D
Sebenarnya, aku juga tak tau pasti apa yang dimaksudkan pipit, tapi ya sudahlah, ku anggap saja begitu. Berkat pertanyaan itu pula, akhirnya aku bisa mengambil keputusan atas kebimbanganku selama ini, yaitu berapa sks yang akan kuambil di semester V ini? Kalau ikut paket sks semester V di STMIK ProVisi, maka hanya ada 20 sks. Tapi kan, Indeks Prestasiku cukup untuk ambil 24 sks? Sisa 4 sksnya ambil apa ya?
Lumayan juga 4 sks, kalau diambil sekarang, bisa meringankan beban di semester akhir nanti. Tapi ya mau gimana lagi, semester 7 hanya ada kp dan tugas akhir, ditambah mata kuliah pilihan. Pengen ambil kp sekarang, biar ntar bisa lebih konsen bikin tugas akhir, tapi masih ada mata kuliah syarat yang belum diambil. Lagipula aku juga tak paham apa itu kp, apa itu tugas akhir, apa itu skripsi. Hihihi.
Pengen rasanya mengulang mata kuliah yang masih blank dan kayaknya penting buat karier di masa depan, seperti rpl, akuntansi, dlsb. Tapi malas ah, ntar ketemu dengan dosen yang sama, dengan cara mengajar yang sama, dengan materi yang sama, dan cara penyampaian yang sama. Wah, ntar malah gak bertambah paham, tapi malah bertambah sebel sama pak dosennya nih, hehe.
Akhirnya, setelah menimbang-nimbang, akhirnya kuambil 20 sks saja. Lha 4 sksnya sayang dong dilewatkan? Yah, gak papalah, daripada ntar dibilang terlalu serius ?. Kalau 1 sks = 45 menit, berarti sekarang aku punya 4 x 45 menit jeda kuliah yang bisa kumanfaatkan untuk mendalami pemrograman atau belajar lainnya. Terima kasih Pit, engkau telah membantuku dalam menentukan jumlah krs yang akan kuambil.
Nah, untuk mengakhiri curhat ini, berikut beberapa hal-hal yang akan kulakukan untuk memanfaatkan waktu 4 sks kuliahku. Hehehe, sebenarnya target-target di bawah inilah inti dari artikel ini. Tapi kok kalimat pembukanya kepanjangan ya? Ya sudahlah.
Punya Laptop
Hmm, insya Allah, segera terwujud. Setelah dua tahun lamanya menanti, akhirnya diberi rezeki juga. Terima kasih ya Allah. Tapi berhubung dananya hanya 4 jutaan, maka mungkin baru bisa beli netbook 10 inch. Tapi tak apalah, sudah lebih dari cukup. Lha wong cuman kanggo coding, ngetik karo ndelok pilem tok kok. Ora kanggo ngegame!! Hehe.
Dari Programmer Gadungan Menjadi Programmer Sejati
Pertanyaan yang bagai petir menyambar tubuhku di siang bolong: "Selama ini sudah buat program apa aja?" Duer, apa ya? Hahahaha, ternyata selama 4 tahun bergelut dengan dunia pemrograman, belum satupun program komputer yang telah kuhasilkan. Ternyata memang benar-benar programmer gadungan. Xixixi. Tapi alhamdulillah, saat ini aku sedang terlibat dalam proses pembuatan program akuntansi koperasi simpan-pinjam, membantu master vibiano. Semester V, insya Allah, aku telah menjadi programmer gadungan level 2, satu tingkat lebih tinggi dari sekarang. Yaelah. ?
Terlepas dari Software Bajakan
Nah, ini wajib hukumnya. Belum tahu, apakah akan menggunakan linux dan software-software gratis lainnya atau beli windows dan software-software asli. Tapi untuk kantong mahasiswa, kayaknya masuk akal kalau pindah ke linux aja deh. Perjalanan yang amat teramat sangat jauh sekali, dan harus kumulai di semester V ini. Semoga terlaksana. Amin. (Tapi kalau punya komputer gak ada virusnya itu rasanya ada yang kurang deh, hehe)
Sukses Memanajemen Waktu dan Mengurangi Tidur
Kita diberi waktu sama 24 jam, namun di antara kita ada yang mampu berbuat lebih banyak dibanding yang lain. Mengapa? Karena mereka sukses memanajemen waktu mereka. Layaknya perkataan Imam Ghazali: "Kalau seseorang umurya 60 tahun dan dia menjadikan 8 jam sehari untuk tidur, maka dalam 60 tahun, dia telah tidur selama 20 tahun." Subhanallah.
Sudah cukup lama aku tahu tentang pentingnya manajemen waktu ini. Tapi, baru beberapa waktu yang lalu hatiku mulai tergerak setelah membaca kisah para ulama dengan waktu mereka pada buku: "Sungguh Mengagumkan Manajemen Waktu Para Ulama: Potret Gamblang Keberhasilan Manusia Shaleh Mengatur Waktu dalam Hidupnya." Di antaranya adalah kisah seorang ulama yang karena tak mau menyia-nyiakan waktunya, beliau sampai meminta seseorang untuk membacakan sebuah kitab (mungkin yang dimaksud bukan kitab al-quran, namun semacam buku, wallahualam), bila ia hendak ke kamar mandi. Perdjoeangan yamg patut ditiru.
Membaca Buku-Buku yang Tak Sempat Terbaca
Hampir tiap bulan aku rutin pergi ke toko buku, dan sering kali pulang dengan membawa buku baru. Padahal buku yang kubeli bulan-bulan sebelumnya belum juga terbaca, sudah semakin tinggi saja tumpukan buku koleksiku. Hehehe. Semoga semester V ini, buku-buku itu tidak terlalu lama menjadi bantal tidurku. Amin.
Mengembangkan rudyhartadi.web.id
Yah, tak perlu diuraikan. Sebagai sarana berbagi ilmu yang kudapat di dalam hidup. Semoga ilmu yang kudapat dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.
Belajar Ilmu Agama
Ya Allah, ringankanlah langkah kaki kami untuk lebih memahami dan berilah kami kekuatan untuk menjalankan segala perintah-Mu dan menjauhi segala larangan-Mu. Dan matikanlah kami dalam keadaan iman dan islam. Amin.
Demikian target-targetku di semester V ini. Terima kasih telah membaca hingga akhir artikel ini. Semoga dapat mengilhami serta bermanfaat bagi kita semua.