Rudy Hartadi Webs beta » Beranda » Islami » Apakah Anak Hasil Zina Bisa Masuk Surga?

Download

Visitor Tracker

Total Hits: 328386
Online: 5
Today: 15
Month: 2558
Unique: 81172

Jaldis Shop

Jaldis Shop

Rakha Styleshop

Rakha Styleshop - Toko Online Kecantikan Wanita

WhizKids

Fornext Technology

Fornext Technology - 	
Lembaga Pendidikan Teknologi & Pengembangan Diri untuk anak-anak (SD, SMP, SMA).

Kos Semarang

Kosemarang.com - Info Kost, Kontrakan, dan Homestay untuk wilayah Semarang.

Aeohost

Melekweb Institute - Panduan, Tips dan Review, yang Membuat Anda Sukses Bisnis Online.
 

Apakah Anak Hasil Zina Bisa Masuk Surga?

Ditulis pada Senin, 19 Nopember 2007 00:00:00 | Dibaca sebanyak : 1094 kali

Apakah anak hasil zina bisa masuk surga jika menjadi hamba yang taat kepada Allah, ataukah dia ditakdirkan masuk neraka untuk selamanya? Dan apakah dia ikut menanggung dosa zina orang tuanya?

Anak hasil zina tidak ikut menanggung dosa karena perbuatan zina dan dosa kedua orang tuanya. Sebab hal tersebut bukan perbuatannya, tetapi perbuatan kedua orang tuanya, karena itu dosanya akan ditanggung mereka berdua. Allah berfirman, "Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya." (Q.S. Al-Baqarah:268)

Dan firman-Nya pula, "Dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain." (Q.S. Al-An'am:164)

Berkaitan dengan statusnya dia seperti halnya orang lain. Kalau taat kepada Allah, beramal shalih dan mati dalam keadaan islam, maka mendapat surga. Sedang, jika bermaksiat dan mati dalam keadaan kafir maka ia termasuk penghuni neraka. Dan jika mencampuradukkan antara amal shaleh dan amal buruk serta mati dalam keadaan islam maka statusnya terserah kepada Allah; bisa mendapat pengampunan-Nya atau dihukum di neraka terlebih dahulu sesuai dengan kehendak-Nya, namun tempat kembalinya adalah surga berkat karunia dan rahmat Allah.

Adapun ungkapan yang mengatakan, "Tidak dapat masuk surga anak hasil zina" maka ini adalah hadits maudhu (palsu).

Hanya kepada Allah kita memohon taufik-Nya. Semoga shalawat dan salam tetao tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya. (Lajnah ad-Damah Lil Ifta, Fatawa Islamiyah 4/522)



Sumber : Majalah Ar-Risalah

Komentar untuk artikel ini

Banu pada Kamis, 19 Nopember 2009 15:52:29
Setuju mas, kita hanya bertanggung jawab atas amal perbuatan kita sendiri.
rudy-pg pada Senin, 8 Februari 2010 14:37:28
Iya mas. Mantaph!!
Kirim Komentar
Nama :
Website/E-mail :
Komentar :
Sisa Karakter:
 

Migrasi ke Wordpress

http://blog.rudyhartadi.web.id

Recent Comments

rangga: mas/om kalo di bikin ke fox pro gimna? 1 text box ...
Andhien p: alogaritma apakah suatu bilangan merupakan bilanga...
imam: gan knp ko di folder sytem infomation komputerq a...
hadi prayitno: salamualaykum mas bro ak pnya lectop tp dlm kondis...
sandy: tolong dong bantu saya. gimana cara menyusun huruf...
sani: kalau f(x) = x\' -47%2 genap apa ganjil? kasi car...
Mentik: \'Jumlah subnet yang valid pada jaringan 222.10.8....
Suci: Sip.... ^_^
sehat: krm algoritma dn flowchart dr bilangan prima 1 sam...
adi: Mas, PC baru saja diinstall ulang. Folder D jadi N...


ping ip