Adakah yang akan Kusesali Esok Hari?

Di keheningan malam ini, di sela-sela usaha mengumpulkan semangat untuk mengerjakan skripsi, tiba-tiba terlintas quote yang kubaca beberapa hari lalu. Karena lupa pernah baca di mana, akhirnya googling menjadi jurus andalan, dan akhirnya ketemu quote dari (kalau tidak salah) Mark Twain berikut ini:

“Twenty years from now you will be more disappointed by the things that you didn’t do than by the ones you did do. So throw off the bowlines. Sail away from the safe harbor. Catch the trade winds in your sails. Explore. Dream. Discover.” Mark Twain

Dalam bahasa Indonesia kurang lebih: “Dua puluh tahun dari sekarang Anda akan lebih kecewa oleh hal-hal yang tidak Anda lakukan daripada yang Anda telah lakukan. Jadi buang garis haluan. Berlayarlah menjauhi pelabuhan yang aman. Tangkap pertukaran angin di layar Anda. Cari. Mimpikan. Temukan.” Mark Twain

Impianku?

Seketika terbayang kegembiraan teman-teman sebayaku yang kini telah dan sedang mewujudkan impian mereka. Aku bertanya kembali pada diriku sendiri: Apa impianmu Rud? Langkah-langkah apa yang telah kau rencanakan untuk meraihnya? Pertanyaan yang sampai saat ini belum bisa kujawab.

Jangankan rencana, impian yang jelas saja ternyata belum punya. Setelah merenung sejenak, akhirnya terdaftarlah beberapa impianku, di antaranya: mempunyai penghasilan yang tidak tetap, menjadi seorang programmer, berwirausaha, dan membahagiakan ortu.

Mengenai detail pekerjaan apa yang berpenghasilan tidak tetap, akupun belum mempunyai gambaran. Hmm… kira-kira apa ya? Aha, berwirausaha!! Lalu wirausaha bidang apa? Akupun belum berani membayangkannya. Bidang software?! Memakai gelar programmerpun aku belum pantas. Lalu bagaimana dengan membahagiakan ortu? Hmm…

Tak Pernah Terlambat untuk Memulai

Tapi, ada yang bilang: tiada kata terlambat untuk memulai. Mungkin saat ini aku hanya membacanya sebagai daftar impian yang tak mungkin terlaksana, tapi aku percaya satu kata bijak, yaitu: sukses akan terjadi ketika kesempatan bertemu dengan persiapan.

Mumpung kesempatan belum datang, mulai saat ini, aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku harus menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan positif yang dapat mematangkan kemampuanku, memantaskan diriku agar berhak untuk mewujudkan impian-impianku.

Mari Tersenyum Bahagia di Masa Senja

Semoga tulisan ini dapat menggugah semangat kita untuk mulai bertindak, tidak menyia-nyiakan masa muda kita, agar nanti di masa tua tiada yang kita sesali karena kita tidak melakukan hal-hal yang seharusnya kita lakukan. Saling mendoakan ya teman.

Bimbinglah kami ya Allah. Amin ya rabbal alamin.

<[ Lha kok malah nulis blog ya? Kelanjutan skripsiku bagaimana ini ceritanya? :jungkirbalik:

Referensi:
http://thinkexist.com/quotation/twenty_years_from_now_you_will_be_more/215220.html

Hartadi

I’m a Passionate Programmer ;)

3 thoughts to “Adakah yang akan Kusesali Esok Hari?”

Leave a Reply