Bye Bye Overheat!!

Setelah kurang lebih 2,5 tahun menemani, akhir-akhir ini komputerku yang kuberi nama Lely sering mati mendadak karena overheat alias kepanasan. Cukup membuat resah juga sih, jangan-jangan komponen-komponen elektronika di dalamnya sudah banyak yang rusak karena terlalu ekstrem dalam penggunaan harian. Bisa dibilang hampir 10 jam sehari Lely kunyalakan tanpa henti. Bahkan ketika aku tertidurpun seringkali lelyku masih menyala. WoW, pemborosan listrik!! bigsmile

Terhasut untuk Menelanjangi Lely

Setelah beberapa kali mendapat hasutan dari si Adnan yang didukung oleh salah seorang alumni Baldah Komputer, mas Zuly, akhirnya beberapa hari lalu kuberanikan untuk membuka jeroan Lely (dibantu kedua orang tersebut), dengan harapan bisa membersihkan debu-debu yang ada di dalamnya supaya aliran udara menjadi lebih lancar sehingga dapat mengurangi panas yang menyebabkan overheat. Weleh, kalimatnya kok jadi panjang bener ya’? Hihi.

Karena kurang paham struktur mur pengunci jeroan Lely, serta sudah mendekati jam pulang kantor, akhirnya kuputuskan untuk membersihkan debu sampai bagian-bagian yang sudah bisa terbuka saja. Meski sudah dibersihkan, ternyata belum memberikan efek yang menjanjikan. Lelyku tetap panas, meski performanya agak meningkat sih.

Hampir Saja

Dan puncaknya, siang hari ini sewaktu paparan program bersama mas Dhendra, tiba-tiba kompiku overheat, overheat, dan overheat, padahal tadi pagi masih menyala seperti biasanya. Kudinginkan sebentar seperti biasanya, lalu kucoba nyalakan kembali, dan belum sampai login Windows, sudah mati kembali. Kuulangi, kuulangi, dan kuulangi lagi, tetap saja sama. Aku curiga, ketika kunyalakan tak terdengar suara bising kipas yang berputar sangat kencang, yang kalau menurut si Adnan bagaikan pesawat yang hendak tinggal landas.

Setelah benar-benar dingin, kucoba nyalakan kembali. Aha.., alhamdulillah masih bisa menyala sampai login Windows. Kesimpulan sementara, mungkin kipas motherboard memang mati akibat ada bagian yang kurang pas ketika pemasangan kembali sehabis dibongkar kemarin.

Bongkar Lely Part 2

Singkat cerita, akhirnya aku putuskan untuk membongkar kembali kompiku, dengan harapan dapat menemukan pangkal permasalahan. Ternyata ketika dibongkar sampai tahap sebelumnya, dan kunyalakan, ternyata kipasnya bisa menyala dan suara bising itu pun terdengar kembali, meski tak sekencang biasanya (mungkin efek keyboardnya dibuka).

Karena diajak keluar sama si Adnan untuk mencari ram buat laptopnya, akhirnya kutitipkan Lely kepada mas Zuly dalam keadaan menyala dan setengah terbongkar.

Bongkar Laptop

Setelah kurang lebih 1,5 jam menyala dan kutinggalkan, ternyata (kata mas Zuly) lelyku tak mati karena overheat. Alhamdulillah. Kuputuskan untuk meneruskan membongkar lelyku. Kubuka satu persatu mur pengunci dengan hati-hati. Dan kurang satu mur lagi, mungkin motherboard lelyku sudah bisa terlepas dari bagian bawah. Namun, karena letaknya yang di pojok dalam yang tak terjangkau, dan takut resiko kabel-kabel kecil terputus, akhirnya kuputuskan untuk berhenti sampai di sini saja.

Bongkar Laptop

Ternyata setelah kuamati lebih detail, debu yang menempel di jeroan kompiku (khususnya bagian bawah yang belum sempat dibersihkan) sudah tak dapat ditolerir lagi. Tebalnya… Dan yang mengejutkan adalah, ada kotoran yang menggumpal, menempel di bagian heatsink dekat kipas. Aha, ini dia penyebab utama kompiku overheat.

P1070238P1070238

Setelah selesai kubersihkan, ku rakit kembali satu persatu bagiannya, dan ketika kunyalakan… Duer…  Monitor hitam tak menyala. Hahaha, sebelum membongkar, mas Zuly sempat berpesan agar berhati-hati dengan kabel fleksibel yang menyambungkan antara motherboard dengan monitor lcd, dan aku khawatir, kabel-kabel yang kecil itu terputus ketika kubongkar tadi. Keringat dingin mulai bercucuran. cry

Alhamdulillah, setelah kulepas ram dan harddisk, kemudian kupasang kembali, walaa… Lely pun bisa menyala dengan normal, sehat wal afiat. Terima kasih ya Allah.

Kini, kompiku sudah tidak overheat lagi, dan kipasnya pun sunyi senyap. Namun, efek samping dari pembongkaran ini, ada mur yang “dol”, ada bagian-bagian yang pecah, dan entah apa lagi kerusakan yang terjadi yang mungkin belum kuketahui. oops

Don’t Try This At Home

Apabila setelah beberapa waktu kau gunakan, kini laptopmu mulai sering kepanasan, hingga mati overheat, sangat kusarankan untuk membongkarnya, dan bersihkan debu-debu serta kotoran-kotoran yang menempel di bagian dalam laptopmu. Namun, lebih baik kamu belajar dulu teknik-teknik bongkar laptop, atau minta tolong didampingi sama teman yang lebih paham mengenai jeroan laptop. Atau lebih mudahnya, bawa saja ke service center. Hehe.

Akhir kata, izinkan aku mengutip kata-kata yang bersumber dari @imampujaya berikut:

Teori tanpa praktek itu Omong Kosong. Tapi hati-hati, Praktek tanpa teori malah bisa jadi MalPraktek.

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Hartadi

I’m a Passionate Programmer ;)

Leave a Reply