Nikmatilah Hidupmu Teman

“waduh, tensi gue turun nih.”
“stress gue, udah coba berbagai program diet, tetep aja bb gue gak ideal.”
“gue lagi galau nih, badan gue kok kurus bgt ya, jadi kayak tiang listrik.”

Percaya atau tidak, hidup bakal gak asyik lagi kalo loe terlalu strict ama kesehatan. Waduw, sok asik gini bahasanya, hihihi.

Seringkali kita terlalu menghawatirkan hal-hal yang sebenarnya gak penting-penting amat. Tensi naik atau turun, selama masih dalam range sehat, tak usahlah terlalu dipikirkan. Berat badan gak ideal? Yah, selama bisa beraktivitas dengan kondisi fit sehat bugar, itu bukanlah masalah besar. Kalau kata orang, hidup sudah susah, tak usah ditambah susah. Hehe.

Cerita tentang Orang Tua

Bila melihat orang tua yang fisiknya sudah tak prima lagi, tentu kita sebagai anak ingin menjaga kondisi kesehatan mereka. Kita mulai mengatur apa yang boleh mereka makan, apa yang harus mereka hindari, seberapa porsi makan mereka, sehari minum obat (atau vitamin) berapa kali, tak boleh berbuat ini, tak boleh melakukan itu.

Dari sudut pandang kita, mungkin itu demi kesehatan mereka, namun, bagi mereka, ternyata kita telah merenggut kenikmatan mereka dalam menjalani hidup. Kadang pilihan terbaik justru dengan membiarkan mereka memakan apa yang mereka sukai, melakukan kegiatan yang mereka cintai, dan hal-hal lain yang mungkin bisa membuat mereka sakit.

Jaga Kesehatan Tanpa Menghilangkan Nikmat Hidup

Ayolah teman, tak usah kau buat hidupmu menjadi tak asyik lagi dengan terlalu tertib mengikuti pedoman hidup sehat. Jangan biarkan buku panduan hidup sehat membuat hidupmu jadi ribet. Dan pada dasarnya pedoman mengenai kesehatan itu bukan untuk mengekang hidup kita kok.

Hmm, gimana ya menulisnya, pokoknya intinya kita tidak harus terlalu mengikuti aturan-aturan untuk hidup sehat. Bila kondisi kita sudah berada dalam batas-batas yang sebenarnya sudah dan masih termasuk sehat, itu sudah lebih dari cukup kok. Misal mengenai berat badan ideal.

Bila berat ideal kita seharusnya 60 kg, sedang berat kita saat ini masih kurang dari berat ideal kita, jika sekiranya masih cukup proporsional, maka tak usahlah kita bingung bagaimana caranya menambah berat badan kita hanya sekedar untuk mencapai angka ideal.

Begitu juga sebaliknya bila berat kita melebihi berat ideal alias kegemukan. Tak perlu kita menyiksa diri dengan diet ketat, makan sehari hanya sekali. Konon, bila terlalu lapar, otak bisa memakan sel-sel otak itu sendiri sebagai cadangan makanan. Nah lo, lebih bahaya kan?

Ingatlah teman, hidup hanya sekali, maka sebisa mungkin nikmatilah dengan cara yang menyenangkan. smile

Hartadi

I’m a Passionate Programmer ;)

Leave a Reply