Hosting Video WordPress di GitHub

Teringat artikel “Cara Hosting Gambar Blog di Github”, timbul pertanyaan: “Kalau video bisa juga gak ya?”. Dan jawabannya ternyata bisa. Caranya juga sama, tinggal copas raw url file videonya, langsung bisa diolah sama wordpress, dan dibuatkan player seperti ini:

Upload video ke GitHub bisa digunakan untuk video-video yang ingin ditampilkan di blog wordpress, namun berdurasi sangat pendek atau tidak ada relasi tema dengan channel Youtube kita, sehingga kurang pas rasanya kalau dipaksa diupload ke channel Youtube. Daripada nyampah di channel Youtube, mendingan diupload ke GitHub aja deh. wink

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Cara Disable Automatic Update Driver di Windows 10

Windows 10 didesain untuk menerima update terbaru secara otomatis. Hal ini bertujuan agar komputer bersistem operasi Windows 10 selalu menerima patch keamanan dan fitur-fitur terbaru. Mau tak mau, kita harus menginstall update windows ini, kita tidak bisa lagi mendisable windows update seperti di Windows 7 atau Windows 8/8.1.

Sebenarnya idenya bagus sih, tetapi bagi yang memakai komputer/laptop yang sudah cukup berumur, malah bisa menjadi drama romantika tersendiri. Contohnya laptopku yang sudah berumur 3 tahunan. Windows mendeteksi ada update driver untuk vga addon ATI Radeon HD 8750M. Tanpa diminta, windows medownload driver terbaru dan menginstallnya. Dan hasilnya adalah… tiba-tiba layar laptopku ngeblink beberapa kali dan jadi terang benderang, tak bisa diredupkan. Waktu kejadian, sempat bingung juga, ada apa dengan cinta? Apakah dia mulai lelah? Apakah sudah saatnya diinstal ulang? lol

Selidik punya selidik, ternyata driver ati yang baru tidak compatible dengan vga ATI HD 7640G yang ada di processor AMD laptopku. Dengan menyebut nama Allah, kucoba uninstall driver vga terbaru, dan install driver lama (versi 2015 akhir), dan alhamdulillah semuanya kembali normal. Terima kasih cinta. heart

Disable Update Driver dengan Windows Show or Hide Updates Tool

Nah, untuk teman-teman yang pernah mengalami kejadian serupa, kini dapat berbahagia, karena microsoft telah menyediakan tool untuk medisable windows update, terutama driver hardware yang sudah tua. Silakan download Windows Show or Hide Updates Tool di sini. Berikut cara menggunakan tool tersebut:

Windows 10 Show or Hide Updates Tool

Pilih Hide updates

Windows 10 Show or Hide Updates Tool - Hide or Show Update Option

Karena aku sudah pernah meng-hide update driver vgaku, maka tidak tampil di daftar update yang tersedia untuk dihide/didisable. Untuk medisable, tinggal centang update yang akan dinonaktifkan.

Windows 10 Show or Hide Updates Tool - Hide Update

Untuk mengunhide/mengaktifkan update yang pernah didisable, caranya juga sama tinggal centang update yang akan diaktifkan kembali.

Windows 10 Show or Hide Updates Tool - Hidden Update

Semoga bermanfaat. Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Cara Membedakan Kata Ganti Kami dan Kita

Kata ganti Kami dan Kita sama-sama digunakan untuk menerangkan orang pertama jamak. Apa yang membedakannya? Kapan harus pakai kata ganti kami, dan kapan pakai kata ganti kita? Baiklah, izinkan aku berbagi ilmu yang pernah kutimba di bangku sekolah dulu.

Kami digunakan apabila orang yang diajak bicara tidak terlibat di dalam aktifitas. Misalnya dalam kalimat “Kami akan pergi ke Yogyakarta”, maka orang-orang yang diajak bicara tidak ikut pergi ke Yogyakarta. Nah, pasti sudah tahu apa kegunaan kata ganti “kita” kan? Yup tepat sekali.

Kita digunakan apabila orang yang diajak bicara juga terlibat di dalam aktifitas. Misalnya dalam kalimat “Kita tidak boleh begadang, kata pak haji begadang itu tidak baik”, maka yang dimaksud agar jangan begadang adalah si pembicara dan orang-orang yang sedang diajak bicara.

Gimana teman-teman, sudah paham kan? Kalau sudah, kita tidak boleh salah lagi ya, gak boleh kebolak-balik lagi lho. lol

Semoga Bermanfaat. Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Cara Ambil Error Message (Termasuk InnerException) C#

Program yang baik adalah program yang dapat menghandle error-error yang terjadi saat runtime. Hingga saat ini, aku masih belum bisa membuat program yang secanggih itu. Error handling yang aku lakukan hanya sebatas melemparkan pesan error ke sebuah message box. Kalau aplikasi ASP.Net, ya dilemparkan ke TempData, yang kemudian ditampilkan melalui box Alert. twisted

Masalahnya adalah terkadang detail pesan error yang bermanfaat itu tersedia pada error yang lebih dalam, atau istilah pemrogramannya InnerException, seperti pada gambar berikut:

ReportViewer error SetParameter ketika menggunakan Dynamic Report

Bila kita langsung mengambil pesan error dari Exception terluar, maka biasanya hanya akan tersedia pesan error seperti: “An error occured while updating the entries. See the inner exception for details.”, sebuah pesan error yang gak jelas, gak berguna, gak ada manfaatnya, hasyah. tongue

Nah, untuk masalah ini, aku menggunakan kode snippet ini:

public static class ExtensionMethod
{
    public static string GetMessage(this Exception ex)
    {
        while (ex.InnerException != null)
        {
            ex = ex.InnerException;
        }
        return ex.Message;
    }
}

Berikut contoh penggunaannya pada ASP.Net MVC:

try
{
    // proses data
}
catch (Exception ex)
{
    // error? tampung data di TempData dan redirect ke halaman index
    // error akan ditampilkan di alert box pada view
    TempData.Add(Alerts.DANGER, ex.GetMessage());
    return RedirectToAction("Index");
}

Semoga Bermanfaat. Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Cara Hosting Gambar Blog di GitHub.com

Era harga hosting web mahal di Indonesia sebenarnya sudah berakhir. Sekarang, sudah banyak provider hosting yang menawarkan kuota unlimited dengan harga mulai dari 50rb/bulan. Dengan disk space unlimited tersebut, kita bisa mengupload gambar sebanyak-banyaknya di hosting kita, tanpa kuatir kehabisan kuota. Meski begitu, entah kenapa aku masih suka menaruh file gambar untuk blog ini di luar hosting. Emang dasar orang yang gak bisa mengikuti perkembangan zaman. Hehehe.

Aku sudah pernah mencoba hosting gambar di OneDrive, Facebook, Dropbox, Google Drive. Dan kesimpulanku, semuanya tidak cocok untuk hosting file gambar. Karena url gambarnya selalu gonta-ganti. Tidak tersedia url fix atau raw url. Sehingga, bisa jadi kita upload gambar hari ini, trus kita pakai url gambar di artikel, dan setelah beberapa bulan, file gambar itu hilang, karena urlnya telah berganti. Terpaksa harus edit artikel blog untuk mengupdate url gambar.

Nah untungnya aku ada ide memanfaatkan repo GitHub untuk hosting gambar, karena repo di GitHub.com menyediakan raw url yang fix gak berubah-ubah. Sangat cocok untuk masalah yang terjadi. Berikut langkah-langkah untuk me-hosting-kan file gambar blog di GitHub.com:

1. Join Github.com dan Install GitHub Desktop

Langkah pertama tentu saja sign up ke GitHub. Kemudian download & install GitHub Desktop.

2. Buat Repository Hosting-Blog

Buat repository baru, misal hosting-blog di https://github.com/new.

GitHub - New Repo

3. Clone Repository Hosting-Blog

Pada halaman home repo hosting-blog, klik tombol warna hijau Clone or download, trus pilih Open in Desktop.

GitHub - Clone

4. Tambah File Gambar & Push (Upload) ke GitHub.com

Pada GitHub Desktop, klik kanan nama repo dan pilih Open in Explorer.

GitHub - Open in Explorer

Tambahkan file gambar di folder repo local kita. Sedikit saran, untuk jangka panjang, agar memudahkan dalam pengelolaan file, lebih baik dibuat folder tahun dan subfolder bulan, seperti yang dilakukan wordpress.

GitHub - Add Image

Balik ke GitHub Desktop, klik tab Changes, maka akan terdaftar file gambar yang telah kita tambahkan melalui file explorer pada langkah sebelumnya. Tulis pesan mengenai file gambar tersebut, misal diberi pesan judul artikel, dan tekan tombol Commit to master.

GitHub - Commit to Master

Langkah terakhir adalah tekan tombol Sync untuk mepush commit atau mengupload file gambar ke server GitHub.

GitHub Sync

5. Copy Raw Url Gambar & Gunakan di Post Blog

Buka Repo online hosting-blog, dengan cara klik kanan nama repo, pilih View on Github.

GitHub - View on GitHub

Cari file gambar yang barusan kita push. Klik untuk menuju halaman detail, klik tombol download, dan copy raw url gambar tersebut.

Github - Raw Url

Gunakan raw url itu di artikel blog. Taraa… Mudah kan?

Computer Hang waktu kejar deadline

Semoga bermanfaat.

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Cara Simpan File Gambar dari BLOB Database MySQL

Database menyediakan tipe data BLOB (Binary Large Objects) yang bisa digunakan untuk menyimpan file gambar. Namun, menyimpan file gambar di database itu kurang baik, karena akan membebani kinerja database. Best practice-nya adalah kita menyimpan path/nama file gambar tersebut di database, sedangkan file gambar tetap disimpan di disk.

Berikut cuplikan snippet kode laravel untuk mengekstrak/mengeksport file gambar dari tipe data blob di mysql.

Foto::whereRaw("foto is not null AND length(foto)>0")->chunk(100, function ($fotos) {
	foreach ($fotos as $foto) {
		file_put_contents(public_path() . "/foto/" . $foto->id . ".bmp", $foto->foto);
	}
});

Caranya ternyata cukup simpel, ternyata cukup dengan menggunakan fungsi bawaan php, yaitu: file_put_contents(). Tak perlu pakai library tambahan. Hehe.

Semoga bermanfaat. Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Misteri Tipe Data Double/Float

Halo temans, bila kamu sedang mendesain database, pastikan mulai sekarang gunakan tipe data decimal untuk menyimpan angka pecahan. Jangan lagi pakai tipe data double maupun float. Kenapa? Silakan lihat gambar berikut:

Tipe Double Aneh
Tipe Double Aneh

Perhatikan baris Perlakuan DIHASILKAN pada bulan Oktober, angka yang seharusnya 0,00004 malah tersimpan sebagai 4E-5. Perhatikan pula baris untuk Perlakuan DISIMPAN DI TPS pada bulan Desember. Bila dihitung manual dengan rumus

TPS Des = TPS Nov + Dihasilkan Des - (Dimanfaatkan+Diolah+Landfill+Diserahkan+Tidakdikelola) Des\newline\newline TPS Des = 0.00095 + 0 - (0+0+0+0.00095+0) = 0

maka seharusnya hasil perhitungan DISIMPAN DI TPS di bulan Desember adalah 0, bukan -1.0842021724855E-19. Aneh kan? bigsmile

Nah, karena di database tersimpan seperti itu, maka waktu ditampilkan, hasilnya akan menjadi seperti ini:

Siplah - Tipe Double Aneh
Siplah – Tipe Double Aneh

Kurang tahu pasti, apa penyebabnya, tapi menurut pak Victor, itu salah satu sifat tipe data double/float dalam menyimpan floating pointnya. Lebih aman pakai tipe decimal. Jangan lupa tentukan juga nilai floating point yang akan disimpan, misal dua angka di belakang koma berarti menggunakan tipe decimal(20,2).

Update: Pada database MySql, ternyata tipe double bisa ditentukan nilai floating pointnya, misal double(20,2). Sedang di SQL Server tidak bisa. Seprtinya pada mysql, masalah ini bisa diatasi dengan cara ini. Entahlah.

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Credit: Victor Utomo

Ctrl + K + D ala Visual Studio di Sublime Text 3

Salah satu fitur penting editor teks pada Visual Studio adalah Ctrl + K + D, yang berfungsi untuk merapikan identation (itu loh, yang bikin format teks menjorok, supaya enak dilihat) kode kita. Sudah menjadi kebiasaan, sehabis menulis baris kode atau menekan Ctrl + S, tangan ini secara reflek akan menekan Ctrl + K + D. Bahkan ketika ngedit kode php pakai Sublime Text 3. tongue

Nah, karena kebiasaan ini cukup mengganggu, akhirnya kucari-cari dan terus kucari, ternyata dia tumbuh mekar di dekatku… Eh, malah nyanyi lagunya Sheila, :3

Nih teman-teman, cara supaya Ctrl + K + D bisa jalanĀ  di Sublime Text 3:

  1. Jalankan Sublime Text 3
  2. Buka Menu Preferences -> Key Bindings – User
  3. Tambahkan teks ini:
[
    { "keys": ["ctrl+k", "ctrl+d"], "command": "reindent", "args": {"single_line": false} }
]

Semoga bermanfaat. smile

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!

Sumber: http://www.techportal.co.za/software-applications-hardware/181-other/sublime-text-3/534-how-to-indent-the-same-way-as-visual-studio-ctrl-k-d-in-sublime-text-3.html