Batasan Masalah

Mengawali artikel ini, izinkan aku mengutip quote dari Michael Dell berikut:

Mengetahui apa yang tidak akan Anda lakukan sama pentingnya dengan mengetahui apa yang akan Anda lakukan. (Michael Dell)

Ya, mengetahui apa saja yang tidak akan kita lakukan dalam penelitian itu sama pentingnya dengan apa yang akan kita lakukan dalam penelitian kita. Dalam penelitian, hal ini disebut dengan Batasan Masalah.

Batasan masalah dibutuhkan untuk membatasi penelitian kita agar tidak menyimpang dari pokok bahasan, dan agar bahasan tidak menjadi terlalu luas. Selain itu, batasan masalah juga dapat menghindari pertanyaan-pertanyaan yang timbul mengenai hal-hal yang ambigu mengenai penelitian kita.

Contoh

Misalnya kita akan melakukan penelitian mengenai cara mengatasi masalah penjadwalan mata kuliah. Karena masalah-masalah yang ada dalam penjadwalan itu cukup banyak, maka kita dapat menuliskan masalah-masalah apa saja yang akan kita gunakan dalam penelitian.

Apabila dalam penelitian, kita hanya akan mencari solusi untuk permasalahan yang melibatkan dosen, hari, jam, dan kelas saja; mengenai permasalahan lain (seperti adanya kelas gabungan, pengutamaan mata kuliah yang sering diulang oleh mahasiswa) tidak akan kita bahas; maka agar tidak menyimpang, serta tidak menimbulkan pertanyaan, maka hal ini perlu untuk dituliskan dalam Batasan Masalah. CMIIW bigsmile

Semoga bermanfaat, amin.

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Hartadi

I’m a Passionate Programmer ;)

Leave a Reply