Ditulis pada Jum'at, 7 Nopember 2008 00:00:00 | Dibaca sebanyak : 23846 kali
Kali ini kita akan membahas sedikit mengenai subnetting. Dengan subnetting, kita dapat menentukan jumlah host yang akan digunakan di dalam jaringan. Apa manfaat menentukan banyaknya host di dalam suatu jaringan? Banyak, salah satunya adalah mengefisiensikan penggunaan resource yang digunakan untuk membroadcast ke jaringan. Bila kita hanya punya 10 host, tapi subnetmask kita tidak kita set untuk hanya 10 host, maka paket data yang masuk ke jaringan akan dibroadcast ke seluruh alamat IP (host), walaupun host itu pada kenyataannya tidak pernah ada. Oleh karena itu, maka kita perlu menggunakan subnetting untuk mengefisiensikan penggunaan bandwitdh jaringan.
Bagaimana cara memecah network menjadi subnetwork? Salah satunya menggunakan subnetmask. Pada artikel ini, kita akan menggunakan IP v4 class C untuk contohnya. Untuk memulai, mari kita buktikan nilai default dari IP Class C. Untuk Class C bila tidak dibuat subnet, maka default subnetmasknya adalah 255.255.255.0 dan jumlah maksimal host/clientnya adalah 254 host. Mari kita buktikan dengan menghitungnya.
Misal sebuah network dengan alamat 192.168.0.0/24. Berapa subnetmasknya? Subnet dapat dilihat dari angka /24 berarti subnetnya adalah 24 bit. Karena alamat IP v.4 merupakan 32 bit dan dibagi menjadi 4 (setiap 8 bit dipisah menggunakan titik), jadi subnetnya adalah 255.255.255.0. Kok bisa? Mari kita sok tahu dikit.
IP = 32 bit = X.X.X.X
Setiap X mewakili 8 bit, bit = binary = nilai 0 atau 1
/24 berarti bit yang bernilai 1 ada 24 buah, ditulis dari kiri ke kanan
/24 = 11111111.11111111.11111111.00000000 = 255.255.255.0
NB: pada kenyataannya, /xx atau disebut prefix tidak pernah dituliskan saat kita mengonfigurasi IP untuk komputer. Karena komputer sudah dapat menentukan prefix secara otomatis menggunakan subnetmask. Misal, kita akan mengeset IP untuk client/host pada network 192.168.0.0/24, maka yang perlu kita lakukan adalah menentukan alamat IP untuk host (192.168.0.1 - 192.168.0.254), subnetmask default (255.255.255.0), dan alamat default gateway serta alamat DNS servernya saja. Kita tidak perlu menuliskan IP 192.168.0.x/24.
Kembali ke pokok bahasan, setelah diketahui subnet masknya, kita dapat menghitung jumlah hostnya dengan cara:
Jumlah Host = 2n - 2
Kenapa dikurangi 2? Karena digunakan untuk alamat network (biasanya host ke-0, untuk contoh ini maka alamat network = 192.168.0.0) dan alamat broadcast (biasanya host terakhir, untuk contoh ini maka alamat broadcast = 192.168.0.255). Berapa nilai n? n = banyaknya angka 0 pada subnetmask (angka 0 dihitung pada nilai binary bukan desimal). Pada contoh di atas, berarti n = 8. Jadi jumlah host adalah 28 - 2 = 256 - 2 = 254 host.
Jadi jaringan dengan subnetmask 255.255.255.0 mempunyai jumlah host sebanyak 254 host. Pada tahap ini, terbukti bahwa IP class C bila tidak disubnet, maka akan mempunyai jumlah host sebanyak 254 host. Lalu bagaimana bila ternyata hanya terdapat 10 host saja? Seperti pernyataan yang terdapat di paragraf pertama, akan terjadi banyak sekali pemborosan. Di sinilah kegunaan subnetting.
Bila kita hanya mempunyai 10 host, maka kita dapat menggunakan subnetmask 255.255.255.240 untuk mengefisiensikan jaringan kita. Bagaimana cara mengetahuinya? Mari kita bersama-sama menghitungnya.
Jumlah Host = 2n - 2
10 <= 2n - 2
n = 4, diperoleh dari 2n - 2 yang mendekati 10
n mewakili host portion pada subnetmask. Karena host portion yang dipakai hanya 4, maka sisanya (4 bit) akan dipakai sebagai subnet portion. Seperti yang telah kita ketahui, n merupakan jumlah angka 0 dari subnetmask, dihitung/ditulis dari kanan. Dengan demikian, subnetmask subnetwork yang baru adalah 255.255.255.11110000 = 255.255.255.240.
NB: subnetmask dibagi menjadi 2 bagian, yaitu subnet portion (diwakili dengan angka 1 pada nilai binary) dan host portion (diwakili dengan angka 0 pada nilai binary). Untuk IP class C, nilai default subnet portionnya adalah 24 bit, dan host portionnya adalah 8 bit.
Dengan subnetmask 255.255.255.240, berapakah jumlah host maksimal dan berapa jumlah subnet yang dapat dibuat? Untuk menghitung jumlah host, digunakan rumus 2n - 2, n kecil mewakili jumlah angka 0 pada host portion. Sedang untuk menghitung jumlah subnet, kita dapat menggunakan rumus 2N - 2 (menurut cisco), N mewakili jumlah angka 1 pada host portion.
NB: untuk mencari jumlah subnet, ada yang menggunakan rumus 2N saja tanpa dikurangi 2. Hanya cisco yang mengurangkan dengan dua, karena secara default router cisco tidak menggunakan subnet ke-0 (kalau gak salah istilahnya "no ip subnet zero") dan subnet yang terakhir digunakan untuk cadangan. Aku kurang paham tentang masalah ini.
Untuk contoh ini, maka klasifikasi jaringan yang baru adalah
Jumlah host/subnet = 2n - 2 = 24 - 2 = 14 host
Jumlah subnet = 2N - 2 = 24 - 2 = 14 subnet
Setelah kita menggunakan subnetmask 255.255.255.240, maka jaringan kita telah terbagi menjadi 14 subnet dengan jumlah maksimal host per subnet adalah 14 host. Lha kan Cuma ada 10 host doang? Ya gak papalah, memboroskan bandwidth untuk 4 host, masih lebih irit bila dibandingkan dengan 244 host, kan? Betul gak sih?
Klasifikasi jaringan 192.168.0.0/28
Subnet #0 (defaultnya tidak digunakan pada router cisco)
Alamat network = 192.168.0.0/28
Alamat host = 192.168.0.1/28 - 192.168.0.14/28
Alamat broadcast = 192.168.0.15/28
NB: prefik /28 diperoleh dari default value (24) ditambah dengan jumlah host portion yang digunakan untuk subnet portion (4).
Komentar untuk artikel ini
amir pada Kamis, 14 Mei 2009 09:44:18 thank y............
rudy-pg pada Minggu, 17 Mei 2009 22:21:26 Sama-sama mas.
paul pada Jum'at, 29 Mei 2009 19:40:44 selamat malam mas !
mau tanya fungsi default gateway,preefered dns server,alternate dns server
pada pengaturan ip kok sering di kosong kan,soal nya saya sering gunakan ip addres
rudy-pg pada Minggu, 17 Januari 2010 23:33:25 brarti itu pakai dhcp bang, jadi setting ip address, gateway, dan dns akan otomatis diisikan oleh dhcp server,
mr_habibie pada Sabtu, 30 Mei 2009 23:24:21 mencoba tambahin...
default gateway dan dns server kan untuk koneksi ke internet,
misalkan pakai jaringan tapi tidak pakai internet ya cukup ip address dan subnet masknya saja yg diisi,yg gateway sama dns server tidk perlu diisi.
default gateway ditujukan ke router,
dns server ke provider ato ispnya...
rudy-pg pada Minggu, 17 Januari 2010 23:33:25 thanks pren,
Budi anggara pada Rabu, 3 Juni 2009 12:46:25 MAkasih ya tas info nya... bagus bgetttt..
rudy-pg pada Minggu, 17 Januari 2010 23:40:37 Sama-sama mas.
joe pada Sabtu, 6 Juni 2009 10:12:54 apa yang di maksud dengan ip 192.168.0.0/28 ?
rudy-pg pada Minggu, 17 Januari 2010 23:40:37 192.168.0.0/28 adalah alamat IP yang semula 192.168.0.0/24 setelah dipecah menjadi 14 subnet. Jadi, sekarang ada 14 IP subnet yang berbeda yang dapat digunakan untuk mengelompokkan beberapa network yang berbeda. Misal network jurusan TI menggunakan subnet ke-0, jurusan SI menggunakan subnet ke-1, jurusan DKV menggunakan subnet ke-2, dst. Semoga dapat dipahami. Terima kasih.
ary pada Rabu, 10 Juni 2009 13:08:46 ass...
om mau tanya?????
boleh ya ommmmmmm!!!
ni na pertanyaannya!
apa tujuan orang membuat subnet? dan apa tujuanmya?.,.,.,.,.,
makasih ya om s'blumnya.,.,.
rudy-pg pada Minggu, 17 Januari 2010 23:40:37 Tujuan subnet adalah untuk memecah suatu network yang besar menjadi sub-network yang lebih kecil. Salah satu manfaatnya untuk mengefisiensikan bandwidth. Terima kasih.
Gunawan pada Sabtu, 13 Juni 2009 22:10:06 selamat malam mas, mau tanya untuk penggunaan subnet dari contoh di artikel yang mas tulis, misalkan host saya kebetulan ada 15, dan saya mau pakai ip 192.168.0.0/28 hostnya yang ke-1 sampai ke-14 berarti pakai 192.168.0.1-192.168.0.14 dengan subnet mask 255.255.255.240, host ke 15 berarti ada di subnet yang kedua 192.168.0.16/28 dgn memakai no IP 192.168.0.17 subnetmask 255.255.255.240. benar ya? mohon maaf jika saya salah, masih pemula. Terima kasih sebelumnya
rudy-pg pada Minggu, 17 Januari 2010 23:40:37 Sebaiknya gunakan /27 aja mas. Soalnya kalau beda network, dibutuhkan alat untuk routing biar network ke-0 bisa berkomunikasi dengan network ke-1. Terima kasih.
iin pada Senin, 15 Juni 2009 08:37:41 Halo, sy mau tanya..
script cara menampilkan range IP di PHP.
misal qt minta range IP dari 192.168.1.1 - 192.168.1.10
langsung muncul IP yg diminta.
Help me please.
rudy-pg pada Jum'at, 31 juli 2009 21:44:31 maaf mbak, baru sempet ngurusi blog lagi. btw, masih membutuhkan script phpnya gak? hehe,, terima kasih.
Paul pada Senin, 15 Juni 2009 13:10:09 Mas dlm jaringan hostpot seperti kampuz,cafe
rudy-pg pada Jum'at, 31 juli 2009 21:46:02 hehe, maaf mas, pertanyaannya kurang komplit, mungkin kepotong saat posting, maaf. akan segera diperbaiki. terima kasih.
Fajar pada Minggu, 2 Agustus 2009 08:57:16 pg mas,,, sy ad soal dr sklh pi sy G bs ngrjain'a,, tlong bntu y mas,, nich soalny:
" Ada sebuah perusahaan yang baru berkembang mempunyai 5 kantor cabang dan diap kantor cabang memiliki 3 buah workstation,network address yg tersedia adlh 166.10.0.0/22. Hitunglah:
a. Subnetmask'a
b.Range pa\d msing-msing subnet
c.jumlah subnet yang dibentuk
d.jumlah host id yang dikembangkan
e.alamat IP network dan broadcasting dr masing2 jaringan
f.gambar jaringannya...
help me pelase,,,,
rudy-pg pada Senin, 3 Agustus 2009 23:13:38 hehe, tak coba bantu jawabannya aja ya mas, cara mengerjakannya kurang lebih sama dengan rumus-rumus di artikel ini.
diketahui global ip 166.10.0.0/22 akan dipecah menjadi 5 subnet. jumlah host per subnet yang dikehendaki adalah 3.
soal a. n = 3 -> /29 (silakan dibaca artikelnya, d:) subnetmask = 255.255.255.248
soal b & e. subnet#0 network = 166.10.0.0/29 range host = 166.10.0.1/29-166.10.0.6/29 broadcast = 166.10.0.7/29
soal c. N = 7 -> jumlah subnet, kalau pakai rumus 2N = 128 subnet, kalau pakai rumus 2N - 2 = 126 subnet.
soal d. n = 3 -> host/subnet = 2n - 2 = 6 host/subnet.
terima kasih.
AKBAR pada Jum'at, 7 Agustus 2009 09:56:38 Assalamu'alaikum.. minta soal wat itung subneting dnx mas
rudy-pg pada Jum'at, 7 Agustus 2009 13:13:38 waalaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh, untuk soal-soal subnetting, kebetulan sudah dirangkumkan oleh oom romi, diambil langsung dari contoh-contoh soal ccna, silakan didownload di RomiSatriaWahono.Net
terima kasih.
Syawaluddin Ade pada Jum'at, 9 Oktober 2009 23:41:21 assalamualaikum...
iya mas,saya mau nanya tentang pengertian ip subnet zero.. hehe
rudy-pg pada Minggu, 11 Oktober 2009 00:01:47 ip subnet zero, cara goblok2annya (hehe...) yaitu: subnetwork yang semua bit untuk network portionnya adalah 0.
Jadi alamat network ip subnet zero akan sama dengan alamat network dari network asal (sebelum disubnet).
Misal network 192.168.0.0 dipecah menjadi beberapa subnet, maka subnet ke-0 akan beralamat network 192.168.0.0, sama dengan network asal.
Bila ip subnet all one, maka yang sama adalah alamat broadcast subnet tersebut (biasanya subnet terakhir) dengan alamat broadcast dari network asalnya.
Semoga bermanfaat. Bila ada yang salah, silakan dikoreksi. Terima kasih.
wisnu pada Sabtu, 10 Oktober 2009 18:10:00 mas/pak saya ingin rubah ip address saya,
karena pengin punya idm trial versi,
karena yang versi patch tidak bisa lansung download kalo pas lihat movie online (biasanya di pojok kanan atas muncul tulisan download kalo pake idm trial versi),
yang ingin di tanyakan.
gimana cara ganti ip address biar bisa pake idm karena ip saya udah di blokir (idm trial mungkin 15 hari)
atau mas ada idm full versi???
oya mas saya kebetulan ada di jepang,
saya ubek2 website katanya tiap daerah beda ip gitu,
saya udah ketemu ip address yang free tapi subnet mask, default gateway, preferred DNS server dan alternate DNS server tidak tahu cara mengisi angka2 yang bisa di pakai untuk daerah saya,..
semoga jawaban bisa membantu,,,
terimakasih...
rudy-pg pada Minggu, 11 Oktober 2009 00:13:49 kalo software trial, biasanya tidak memblokir alamat ip mas, tapi lebih ke setting registry windows,
cara paling ampuh, dan biasanya manjur adalah dengan merubah setting tanggal di komputer ke tanggal di saat software tersebut masih bisa dipakai.
Semoga berhasil. Terima kasih.
wisnu lagi pada Senin, 12 Oktober 2009 18:16:38 lha jadi gmna biar bisa pake idm lagi??kan punya saya juga udah gak bisa di pake
yg gratis lho...
tengkyu...
rudy-pg pada Selasa, 13 Oktober 2009 11:41:30 ya coba diinstal, trus tanggal di komputer dirubah ke tanggal saat idmnya masih dijalankan,
kalo gak bisa, ya pakai yang gratisan aja, contohnya fdm, dap, dll, hehe,
terima kasih.
imam pada Selasa, 20 Oktober 2009 11:59:24 ehh... mo tanya ni,cara memblok orang yang pke IDM gmn yah......ntar krim di email aq y........
rudy-pg pada Kamis, 29 Oktober 2009 14:03:18 Maaf ya mas, saya kurang tahu.
rudy-pg pada Senin, 18 Januari 2010 16:23:12 Thanks pren. Ayo goBlogging!!
putri pada Jum'at, 4 Desember 2009 19:46:41 saya ingin tau artikel tentang subnetting (subnet mask)IPV4.
terima kasih
rudy-pg pada Senin, 18 Januari 2010 16:23:25 Maaf, maksudnya gimana?
subjugator pada Selasa, 22 Desember 2009 00:10:37 pejelasannya sangat panjang mas,
malah bingung sendiri.
rudy-pg pada Minggu, 17 Januari 2010 22:56:42 Hehe, maaf mas rangkaian katanya mungkin njlimet. Maklum saya masih newbie. d: Terima kasih.
verrysoon pada Senin, 28 Desember 2009 13:28:59 Saya ingin tanya,jadi klo kita subnetting yang kita pakai rumus 2n-2 atau 2n saja??
rudy-pg pada Senin, 18 Januari 2010 16:31:47 Berdasarkan kegiatan praktikum mata kuliah teknologi jaringan di STMIK ProVisi selama ini, yang menggunakan cisco packet tracer, pak rissal selalu menggunakan hitungan 2^N untuk perhitungan subnetting, sedang perhitungan host tetap 2^n - 2. Jadi, kesimpulannya, penggunaan IP Subnet Zero tidak menimbulkan masalah. Maaf, kalau jawabannya kurang tepat, masih newbie. Terima kasih.
didt pada Rabu, 13 Januari 2010 16:29:00 trimz mas y.q sekrng jd ngrti n paham betul gmn cra hitung@an pkek binary number.
rudy-pg pada Sabtu, 16 Januari 2010 11:29:31 Sama-sama mas. Syukur alhamdulillah kalau paham.
emil pada Sabtu, 23 Januari 2010 00:35:09 mas, mau tanya, jika ada 2 ruangan A,B, =>Dimana A memakai IP 192.168.0.1 s/d 192.168.0.250
ruangan B = 192.168.1.1 s/d 192.168.0.250. dimana server internet nya mempunyai Ip 192.168.0.1, komputer ruangan A udah dapat berinternet, dengan sistem DHCP. saya mencoba membuat Router dengan os Xp, dgan 2 card lan, lan 1 saya set 192.168.0.254, dan terhubung ke ruangan A, lan 2 = 192.168.1.254, , komputer ruangan B dengan gateway 192.168.1.254 , , saat dari komputer diruangan b saya ping ke 192.168.0.254 , reply, tapi ping ke server internet 192.168.0.1, RTO, apa yang kurang ya settingannya.???
terus jika ruangan B semua IP dibuat otomatis, karena ada DHCP dari server internet dengan xp gimana caranya yaa???
terima kasih sekali
rudy-pg pada Minggu, 24 Januari 2010 11:04:42 Maaf, saya kurang ahli dalam jaringan, ku bantu seadanya ya, hehe.
Seharusnya kalau semua host di network 192.168.0.0 sudah diberi gateway 192.168.0.254, begitu juga pada network 192.168.1.0, diberi gateway 192.168.1.254, komputer pada network 192.168.0.0 dan 192.168.1.0 sudah bisa berkomunikasi. Lebih mudahnya, mungkin bisa menggunakan subnetmask 255.255.254.0, yaitu dengan menggunakan network 192.168.0.0/23.
Untuk dhcp serta pemecahan lebih lanjut, silakan menghubungi temanku si adnan yang kerja di hostingjitu.com, atau si ipan yang bekerja di salah satu ISP di Semarang. Mereka berdua cukup ahli dalam jaringan.
Terima kasih.
udin pada Rabu, 27 Januari 2010 04:49:20 cara merubah ip address modem menjadi 192.168.0.15
rudy-pg pada Senin, 8 Februari 2010 14:34:01 Lewat control panel, cari network and internet connection, trus network connections Pilih profile koneksi yang akan diedit, trus klik kanan -> properties. Pada jendela properties, pilih tab networking -> Internet Protocol (TCP/IP). Silakan masukkan ip yang dikehendaki pada kotak isian. Semoga bermanfaat. Terima kasih.
abdul rokib pada Jum'at, 24 Juni 2011 10:54:37 saya mau tanya mas ,
yang di subnet apa alamat ip addres yang di berikan oleh isp atau alamat ip addres lokal terima kasih
rudy-pg pada Sabtu, 25 Juni 2011 10:36:52 Bila kasusnya untuk sharing internet, yang disubnet alamat lokal mas. Karena biasanya alamat IP dari ISP merupakan alamat subnet. Semoga sesuai dengan apa yang ditanyakan. Terima kasih.
willy pada Jum'at, 1 juli 2011 21:18:35 makasih infonya gan..........sukses selalu
Agus Ruslim pada Rabu, 6 juli 2011 16:03:52 blok ip 202.148.1.0/28
brp subnetmask,ip gateway, network dan broadcast serta IP yg bisa digunakan?
mohon dibantu jawabannya. thx
rudy-pg pada Rabu, 6 juli 2011 16:26:19 Network: 202.148.1.0/28
Mengenai alamat Gateway, itu terserah mas Agus, mau ambil alamat ke berapa. Biasanya yang dipakai adalah alamat pertama atau terakhir.
Semoga membantu. Terima kasih.
tian pada Sabtu, 16 juli 2011 13:54:45 saya lagi butuh pengertian dan semacamnya tentang subnet mask.....
tolong bantu dong.
rudy-pg pada Sabtu, 16 juli 2011 14:10:02 Silakan dibaca di sini mas: http://id.wikipedia.org/wiki/Subnet_mask. Terima kasih.
ghea indira pada Senin, 18 juli 2011 16:49:25 saya lagi butuh tentang cara menghitung jumlah host subnetting dari /8 sampai dengan /32..
tolong bantu donk, terima kasih sebelumnya..
rudy-pg pada Senin, 18 juli 2011 22:40:09 Untuk sementara, silakan dibaca artikel ini. Sudah ada caranya kok. Insya Allah saya akan segera memperbarui artikel ini agar nyaman dibaca. Terima kasih.
andi pada Senin, 25 juli 2011 13:14:40 bapak rudy yang baik....
bagaimana kalau kita menggunakan ip kelas B atau A, bisa menjelaskan secara detail mengenai kedua kelas ini....dan bagaimana caranya menentukan gatewaynya....?
rudy-pg pada Senin, 26 September 2011 02:47:35 Konsepnya masih sama dengan class C pak Andi. Mengenai penentuan Gateway, tidak ada perhitungan khusus, biasanya dipilih host dengan alamat pertama atau terakhir, dengan tujuan agar mudah diingat. Terima kasih.
nubi bertanya pada Sabtu, 27 Agustus 2011 13:02:54 Assalamualaikum,
mas kenapa IP class C sering menggunakan 192.168.x.x, kalo angka 192 nya saya ngerti, tp kalo 168 itu darimana yah. kok sering banget pake 168(dibanyak referensi) padahal sah-sah aja kan yah makenya selain 168. Mohon pencerahannya mas, apakah ada maksud terselubung kah ? hehehe
rudy-pg pada Minggu, 28 Agustus 2011 21:16:49 Karena 192.168.x.x merupakan alamat IP Private untuk Class C mas nubi. Jadi, supaya lebih mudah diingat, maka pada jaringan lan skala kecil biasanya menggunakan alamat private network class C. Untuk class A: 10.x.x.x dan class B: 172.16.x.x. Terima kasih.
anna pada Senin, 12 September 2011 09:04:06 mas saya mau nnya
teknik subnetting bertujuan untuk ap?
ne ad pilihannya saya bingung mas
a. memperkecil host dan network default
b. memperkecil network menjadi subnetwork yang lebih kecil
c. memisah network id dengan host id
d. memperkecil network dan memperbanyak host
e. memperkecil host dan memperbanyak network
mohon d jawab ya mas
thanks before
rudy-pg pada Senin, 12 September 2011 14:01:53 Menurut saya, yang paling tepat adalah untuk memperkecil network menjadi subnetwork. Semoga bermanfaat. Terima kasih.
Ridwan pada Sabtu, 24 September 2011 21:46:00 Mau Tanya ,
Kalo IP ,subnetmask,DNS dri SERVER sudah di ketahui,,,
nyari IP,subnetmask,DNS dri CLient Gmna ya ????????
tolong bantuanya......
Thanks
rudy-pg pada Senin, 26 September 2011 01:44:14 Cukup cari range alamat IP yang bisa digunakan untuk Client. Subnetmask sama, DNS bisa memakai alamat IP Server atau disamakan dengan setting DNS pada Server. Kurang Lebihnya mohon maaf. Terima kasih.
ricky biantoro pada Senin, 3 Oktober 2011 09:47:40 \'kenapa 0 dan 256 tidak dipakai pada jaringan\'
rudy-pg pada Selasa, 4 Oktober 2011 12:57:02 Pada jaringan /24, maka host ke-0 merupakan alamat network, sedang host ke-255 merupakan alamat broadcast. Semoga bermanfaat. Terima kasih.
GANTER pada Sabtu, 22 Oktober 2011 06:22:18 Buat yang suka jaringan jangan bosan-bosan mempelajari jaringan.
rudy-pg pada Sabtu, 22 Oktober 2011 10:58:49 Suiipp!!
matius pada Rabu, 2 Nopember 2011 22:34:05 haloooo masss....aku mo nanya donk
!!!!! klo IP addressnya :192.228.17.33, net idx: 192.228.17.32, hostnya:1 dan subnet numbernya: 1
nentuin subnet masknya gmn mass.....??? mhon penjelasannya...thanks
rudy-pg pada Jum'at, 4 Nopember 2011 01:23:15 Karena subnet ke-1 punya alamat: 192.228.17.32, maka kemungkinan range subnet ke-0: 192.228.17.0-192.228.17.31, berarti total host: 32 host (1 network address, 30 host client, 1 broadcast address),
Subnetmask: 255.255.255.224
Semoga bermanfaat. Terima kasih.
komo pada Kamis, 3 Nopember 2011 06:28:48 Pagi mas, mau tanya dikit. Jadi kalo kita berbeda subnet mask bisa di artikan berbeda network?
rudy-pg pada Jum'at, 4 Nopember 2011 01:16:09 Yup betul mas.
dani pada Jum'at, 16 Desember 2011 20:31:35 mas, cmn mau tnya
klu rumus buat cari ip router gmn ya?
bingung nih -.-\'\'
rudy-pg pada Selasa, 20 Desember 2011 10:52:48 Kalau setting IP Router, itu terserah kita mas Dani. Tidak ada rumusnya Terima kasih.
Aprian sunandar pada Senin, 19 Desember 2011 10:50:33 makasih mas buat infonya artikelnya membantu bgt..
saya izin buat nampilin di blog saya mas,,
rudy-pg pada Selasa, 20 Desember 2011 10:47:54 Silakan mas Apri. Terima kasih.
Zyus Andre pada Senin, 30 Januari 2012 00:22:01 Mas mau tanya ...
apa keuntungan makai DNS Cisco dibanding yang lain???
rudy-pg pada Selasa, 31 Januari 2012 11:08:08 Maaf mas, saya kurang tahu. Hehe.
Zian pada Senin, 6 Februari 2012 21:50:17 m\'v mw nanya gmna cranya mengetahui berapa banyak komputer yang digunakan dr subnetting /14, /20, /24,
skalian cra ngitungnya tuk mengetahui subnetmasknya ya mas..
rudy-pg pada Rabu, 8 Februari 2012 10:12:10 Silakan dibaca dulu artikelnya mas Zian. Terima kasih.
thomas pada Selasa, 13 Maret 2012 00:00:57 gimana cara hitung manual ip gate way kalau ip addresny 192.168.151.64
rudy-pg pada Selasa, 20 Maret 2012 22:57:54 Kalau gateway, itu tidak bisa dihitung mas, karena gateway bisa disetting pakai alamat host yang mana saja. Kalau yang dimaksud alamat networknya, maka bisa pakai operasi binary AND antara alamat ip dengan subnetmask-nya.
Berikut contohnya: alamat ip : 192.168.151.64 subnetmask: 255.255.255.0
rangga: mas/om kalo di bikin ke fox pro gimna? 1 text box ... Andhien p: alogaritma apakah suatu bilangan merupakan bilanga... imam: gan knp ko di folder sytem infomation komputerq a... hadi prayitno: salamualaykum mas bro ak pnya lectop tp dlm kondis... sandy: tolong dong bantu saya.
gimana cara menyusun huruf... sani: kalau f(x) = x\' -47%2 genap apa ganjil? kasi car... Mentik: \'Jumlah subnet yang valid pada jaringan 222.10.8.... Suci: Sip.... ^_^ sehat: krm algoritma dn flowchart dr bilangan prima 1 sam... adi: Mas, PC baru saja diinstall ulang. Folder D jadi N...