Kalibrasi Jam Kerja

Pekerjaan berat bila dikerjakan bersama, maka akan terasa ringan. Namun, ternyata tetap aja kendala dalam bekerja bersama ini, salah satunya adalah perbedaan jam kerja. Aku pribadi lebih nikmat bekerja di pagi sampai sore hari. Entah kenapa ketika mencoba menulis kode di malam hari, sering kali buntu gak bisa fokus. Padahal di waktu malam suasana sunyi sepi sendiri, seharusnya ide-ide brilian bisa bermunculan, namun kenyataannya malah zonk. tongue

Kecerdasan Menurun

Iya sih, kadang solusi permasalahan logika malah ketemu di malam hari. Setelah seharian memutar otak mencoba menyalakan bohlam kayak di film tak berbuah, ternyata pemecahan problematika hidup logika itu malah muncul ketika streaming youtube, scroll feed instagram, atau pas bermain game. Seperti kata pepatah kurang bijak berikut:

Giving Up is Sometimes the Best Way to Solve a Problem

menyerah kadang adalah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah

eh salah, ini nih pepatah yang lebih benar ngawur:

The Art of Doing the Other Thing to Solve a Problem

Seni melakukan hal lain untuk memecahkan masalah

Tapi ternyata, ketika hendak diterjemahkan ke dalam kode, entah kenapa flow of logic is tiba-tiba terhenti. Nulis logika if sederhana saja bisa jadi kebolak-balik melulu, entah kenapa kadang di malam hari aku merasa jadi tambah cerdas. Kamu pasti pernah mengalami apa yang kumaksud. wink

Partner yang Suka Begadang

Ada juga developer yang justru lebih produktif di malam hari. Mereka memilih tidur lebih awal, agar bisa terbangun tengah malam dan mendebug kode, sambil menyeruput secangkir kopi jahe sebagai penghangat tubuh melawan dinginnya malam, ditemani lantunan merdu Shaykh Mishari Alafasy.

Sharing Kode

Nah, yang jadi masalah ketika ada bagian aplikasi yang beririsan. Mungkin kita yakin bagian kita sudah benar. Namun, ternyata setelah disatukan dengan modul partner kita, ternyata masih ada bug di modul kita. Karena sudah malam, teman kita gak enak kalau menggangu kita. Jadilah bug itu kita ketahui dan perbaiki esok harinya. Dan mungkin akan dicoba ulang oleh partner kita esok malamnya. Dan bisa jadi kejadian konyol ini akan terulang beberapa kali. Hahaha wink

Kalibrasi Jam Kerja

Nah, supaya hasil kerja maksimal, yang terpikir di benakku, alangkah baiknya bila salah satu (antara kita dan partner) bisa mengalah dan beradaptasi dengan waktu kerja yang disepakati. Terutama bila sedang fokus mengerjakan modul yang beririsan. Apabila modul yang beririsan telah selesai, bolehlah kita bekerja masing-masing lagi. Kita on fire di pagi sampai sore, partner kita on fire di malam sampai pagi.

Kalau menurut kamu, solusi apa yang dapat dilakukan? Happy coding!! smile

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Cara Update Join di MS SQL Server & MySQL

Query Update Join bermanfaat untuk mengupdate nilai table A dengan nilai table B berdasarkan relasi antara tabel A dan B. Ya pokoknya gitu deh. wink

Update Join di Microsoft SQL Server

UPDATE t1
SET t1.c1 = t2.c2, t2.c2 = expression, ...
FROM t1 [INNER | LEFT] JOIN t2 ON join_predicate
WHERE where_condition;

Update Join di MySQL

UPDATE T1 [INNER JOIN | LEFT JOIN] T1 ON T1.C1 = T2. C1
SET T1.C2 = T2.C2, T2.C3 = expr
WHERE where_condition

Syntax update join antara ms sql server dan mysql hampir sama, cuma beda urutan SET-nya saja. Pada ms sql server SET ditulis sebelum JOIN, sedang pada MySQL JOIN dulu baru SET.

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Referensi:

  • http://www.mysqltutorial.org/mysql-update-join/
  • http://www.sqlservertutorial.net/sql-server-basics/sql-server-update-join/

Upgrade Laptop: CPU, Ram, atau SSD?

Laptop kamu mulai lemot? Eits… Jangan buru-buru dibuang ganti laptop. Coba deh diupgrade dulu, siapa tahu performa laptop jadul kamu masih bisa ditingkatkan. Jadi apa aja yang bisa kita coba untuk memperbaiki performa laptop jadul kita?

Bersihkan Debu

Sebelum mengeluarkan uang lebih banyak, alangkah baiknya kamu mencoba untuk me-service laptop kamu. Bisa jadi laptopmu lemot gara-gara panas berlebih yang disebabkan oleh terhambatnya aliran udara akibat debu. Kusarankan untuk urusan bongkar-membongkar, lebih baik serahkan pada ahlinya, daripada terjadi malpraktek yang bisa bikin nyesek di dada. Hehehe.

Upgrade CPU

Kalau ternyata setelah dibersihkan, laptop masih lemot, kamu bisa mencoba untuk mempertimbangkan upgrade prosesor laptop kamu. Apa bisa upgrade cpu laptop? Jawabannya bisa (lebih jauh baca Upgrade Processor Laptop, Bisakah?). Misal intel core i3 ke core i5 atau amd a8 ke amd a10, yang penting socket motherboard-nya kompatibel. Cara ini tidak recommended banget deh. Karena prosesor laptop tidak dijual-belikan bebas, jadi untuk cari sparepart-nya cukup sulit, paling dari comotan laptop lain.

Upgrade RAM

Nah, cara ini yang paling masuk akal, terutama apabila laptop kamu masih menggunakan memory 2GB saja. Aku sarankan untuk menambah memory hingga 8GB (tentu saja dengan sistem operasi windows/linux yang 64bit ya). Berdasarkan pengalaman pribadi, peningkatan performa akibat memperbesar kapasitas RAM bisa langsung kerasa daripada upgrade prosesor.

Upgrade SSD

Ram sudah 8GB, ternyata masih lemot juga? Bisa jadi harddisk kamu sudah tidak sehat lagi. Maklumlah bro & sis, kan sudah berumur, wajarlah kalau sudah sakit-sakitan. Dari pengalaman pribadi juga, cara ini adalah cara yang paling ampuh meningkatkan performa laptopku. Entah efek kecepatan SSD, atau memang harddisk laptopku yang sudah mau rusak (dan ternyata memang benar-benar rusak setelah beberapa bulan ganti SSD). tongue

Ganti Laptop

Nah, kalau cara-cara di atas ternyata gak berhasil juga, mungkin memang sudah waktunya kamu memuseumkan laptop jadulmu. Semoga dimudahkan rezeki ya brotha & sista!! Aamiin. smile

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Saya, Kami, dan Kita

Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal kata ganti saya, kami, dan kita. Kata ‘saya’ digunakan untuk mewakili diri sendiri; ‘kami’ digunakan untuk mewakili kelompok, yang diajak bicara tidak termasuk dalam kelompok tersebut; sedang ‘kita’ digunakan untuk mewakili kelompok, pembicara dan yang diajak bicara termasuk di dalamnya.

Kata yang Paling Disukai dan Dibenci dalam Kelompok

Ketika kita berbicara mewakili kelompok, kata ‘kami’ atau ‘kita’ adalah kata yang paling disukai ketika kita sedang berbicara mengenai keberhasilan kelompok. Karena keberhasilan itu hasil kerja kelompok, bukan hasil kerja kita sendiri. Meski kita merasa berperan paling banyak, kita tetap perlu menghargai jerih payah anggota kelompok kita.

Sedang kata ‘saya’ disukai oleh kelompok ketika kita berbicara mengenai kegagalan kelompok kita, yang disebabkan oleh kesalahan diri kita sendiri. Begitu juga sebaliknya, kata yang paling dibenci adalah kata ‘saya’ ketika mewakili kesuksesan kelompok, serta kata ‘kami’ atau ‘kita’ ketika berbicara mengenai kegagalan kelompok akibat kesalahan diri kita sendiri.

Semoga bermanfaat, mohon maaf dan koreksi jika ada tulisan yang kurang tepat. wink

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Gak Perlu Ikut Bimbel

Semakin menua, aku semakin merasakan betapa berharganya mengelola tiap rupiah. Bersyukurlah kalian yang diamanahi kelebihan rezeki oleh-Nya. Bersyukurlah kita yang dicukupkan rezeki oleh-Nya.

Ngomong-ngomong soal uang, aku teringat cerita penuh makna dari bu Rahayu, guru BP/BK sewaktu aku kelas 1 sma dulu. Singkat cerita, anak Beliau meminta untuk ikut bimbel demi mematangkan persiapan menghadapi ujian nasional. Dan jawaban Beliau kurang lebih:

Kalau kamu belajar di sekolah bayar spp 100ribu nilaimu 70, lalu kamu maksa minta ikut bimbel yang harus bayar 100ribu lagi, yang berarti mama harus bayar spp double, apakah kamu yakin bisa dapet nilai 140?

Haha, ibunya pelit nih, pikirku waktu itu. tongue

Bimbel? Nggak? Bimbel? Nggak?

Waktu berlalu, akhirnya tiba giliranku dihantui rasa takut akan ujian nasional. Satu per satu teman-teman mulai mendaftar bimbel, ada yang ambil paket belajar 6 bulan sebelum UN, 3 bulan sebelum UN, ada pula yang ambil program kelas VVIP (pokoknya yang paling mahal).

Dan yang membuatku semakin dilema adalah bukan hanya murid yang biasa-biasa saja (seperti aku) yang ikut bimbel, ternyata murid yang sudah dalam kategori pintar pun juga ada yang ikut bimbel. Buset dah.

Cukup Belajar Sama Bapak & Ibu Guru

Alhamdulillah, beberapa bulan sebelum UN, diadakan jam tambahan khusus mata pelajaran UN. Tidak ada materi baru, hanya pembahasan ulang materi-materi sulit/belum dipahami dan latihan soal-soal UN tahun-tahun sebelumnya.

Gak Bimbel Tetep Bisa Lulus Kok

Belajar dari Bapak & Ibu Guru sebenarnya sudah sangat cukup kok untuk menghadapi Ujian Nasional. Meski mereka tidak punya rumus-rumus canggih kayak di bimbel, namun pengalaman mereka mengajarkan penyelesaian soal dengan rumus-rumus standard tak perlu diragukan. Dan percaya deh, ada kepuasan tersendiri ketika kamu bisa lulus tanpa ikut bimbel yang mahal. Alhamdulillah.

Terima kasih bu Yayuk, ceritamu di waktu itu telah menginspirasiku untuk menyampaikannya kepada anak-anakku kelak (calon bapak pelit nih twisted ). Ngomong-ngomong soal anak…. ya Allah, nikah, ya Allah. lol

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!