Firefox tidak bisa buka Google.com dan Facebook.com

Mozilla FireFox support website yang sudah menggunakan IPv6, seperti google.com, live.com, dan facebook.com. Nah, kalau koneksi internet kita masih menggunakan IPv4 (seperti speedy), maka kita tidak bisa mengakses website dengan IPv6. Solusinya adalah dengan menonaktifkan IPv6 di setting adapter wifi/lan kita. Seperti gambar berikut:

WifiProperties-DisableIPv6
WifiProperties-DisableIPv6

Atau dengan cara yang lebih gampang, yaitu disable IPv6 di FireFox, seperti gambar berikut:

Firefox-network.dns.disableIPv6
Firefox-network.dns.disableIPv6

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Referensi: https://support.mozilla.org/en-US/kb/firefox-cant-load-websites-other-browsers-can#w_ipv6

Update Smiley/Emoticon WordPress Self-Hosted

21 Maret 2014 kemarin, pengguna wordpress.com mendapatkan update smiley/emoticon wordpress. Smiley yang mana sih? Yang ini nih mas bro ‘n mbak sis.

smile wink bigsmile tongue heart neutral uneasy lol sad :'( twisted surprised angry burrito wordpress mindblown mindblown-alt

martini whiterussian star developer bear mrgreen arrow confused cool idea blush oops rolleyes exclaim question

Sayangnya update smiley ini belum bisa digunakan pada wordpress yang dihosting sendiri. Semoga dalam beberapa bulan, fitur ini juga didistribusikan ke paket wordpress. Untuk sementara waktu, kita bisa menggunakan plugin New Smileys yang dibuat oleh Janneke Van Dorpe.

Cara Instalasi New Smileys Plugin:

  1. Download plugin New Smileys di https://github.com/avryl/new-smileys, cari tombol Download Zip
  2. Extract file zip ke folder New Smileys
  3. Upload folder New Smileys ke wp-content/plugins
  4. Login ke halaman administrasi WordPress, dan aktifkan plugin dengan nama The New WordPress.com smileys
  5. Taraa… tampilan emoticon di blog wordpressmu akan sama dengan emoticon blog di wordpress.com

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!

Referensi:

  • http://jannekevandorpe.com/2014/03/19/secret-new-wordpress-smileys/
  • https://github.com/avryl/new-smileys

Error Set Parameter pada ReportViewer yang Menggunakan Dynamic Report

Kita dapat menggunakan Dynamic Report pada ReportViewer dengan cara meset property ReportEmbeddedResource pada LocalReport. Nilai dari property ini adalah full namespace dari report rdlc yang akan kita gunakan. Contoh snippet berikut meset property ReportEmbeddedResource ke report ReportKuitansiRincianLampiran.rdlc yang terdapat pada project MRJS, dan folder Laporan.

reportViewer1.LocalReport.ReportEmbeddedResource = "MRJS.Laporan.ReportKuitansiRincianLampiran.rdlc";

Mengapa menggunakan dynamic report?

Misal kita ingin membuat laporan kuitansi yang terdiri dari lembar kuitansi dan lembar lampiran yang berisi rincian biaya. Daripada menggunakan 2 form yang berbeda untuk masing-masing lembar, kita dapat memakai fitur dynamic report yang ada pada reportviewer. Berikut contoh form yang dimaksud:

ReportViewer Dynamic Report

Apabila dipilih lembar Kuitansi, maka reportviewer akan meload report kuitansi. Sedang bila yang dipilih lembar Lampiran, maka akan ditampilkan report lampiran.

Error Ketika SetParameter

Pada report Lampiran, ada satu parameter bernama NoKuitansi. Dan ternyata, ketika hendak meset parameter, terjadi error yang menyatakan bahwa report yang dimuat tidak memiliki parameter bernama NoKuitansi. Berikut screenshotnya:

ReportViewer error SetParameter ketika menggunakan Dynamic Report

Solusi

Setelah googling, ternyata solusinya cukup mudah, yaitu: cukup lakukan Reset ReportViewernya. Monggo kalau mau membaca langsung dari sumbernya di StackOverflow.

reportViewer1.Reset();
reportViewer1.LocalReport.ReportEmbeddedResource = "MRJS.Laporan.ReportKuitansiRincianLampiran.rdlc";
reportViewer1.LocalReport.SetParameters(new ReportParameter("NoKuitansi", Kuitansi.NoKuitansi));

Nah, berikut bukti nyata kalau cara di atas telah berhasil mengatasi masalah error SetParameter.

Halaman Kuitansi

Halaman Lampiran

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Bencana: Ubah Target Platform CPU Mengakibatkan ClickOnce Deployment Gagal Update

Setelah kemarin aku mengubah target platform CPU aplikasi ClickOnce dari Any CPU ke x86, ternyata ada masalah baru yang timbul. Aplikasi ClickOnce yang telah diinstall semula (versi target platform Any CPU), gagal untuk melakukan update otomatis, dan muncul pesan error sebagai berikut:

Application cannot be started. Contact the application vendor

Dan akibatnya, aplikasi pun tidak bisa dijalankan dipakai. #fufufu

Kok Bisa?

Setelah googling, ternyata hal ini disebabkan oleh karena target platform CPU juga digunakan sebagai identitas aplikasi ClickOnce. Jadi, ketika target CPU diubah dari Any CPU ke x86, maka ketika proses mengecek update, aplikasi lama (yang dideploy dengan target platform Any CPU) tidak akan mengenali update terbaru yang kini diubah ke target platform x86. Jadi, aplikasi yang sebelumnya terinstall dengan aplikasi update, dianggap sebagai 2 aplikasi yang berbeda.

Solusi: Install Ulang atau Kembalikan Target Platform ke Any CPU

Ada dua cara untuk mengatasi masalah ini. Yang pertama yaitu: uninstall aplikasi sebelumnya, dan install ulang menggunakan file .application dari ClickOnce yang versi x86. Menurutku, ini adalah solusi yang bisa dibilang happy solution (istilah dari mana ya?).

Nah, masalahnya kalau aplikasi kita ternyata sudah dipakai oleh banyak pengguna, maka solusi ini mungkin sedikit kurang nyaman bagi pengguna. Ditambah lagi jika rata-rata pengguna adalah mereka yang kurang begitu paham mengenai komputer. Tentu solusi yang mudah ini akan menjadi rumit. U Know What I Mean-lah pokok e. smile

Alternatif lain adalah kita mengembalikan target platform ke kondisi semula, yaitu: Any CPU. Dengan cara ini, maka pengguna aplikasi saat ini (versi Any CPU) tidak akan mengalami masalah untuk updatean terbaru. Sebagai konsekuensinya, kita perlu membuat ClickOnce Deployment sendiri untuk pengguna yang akan menggunakan aplikasi versi target platform x86. Waduh, kalau cara ini, kok kita sebagai programmer developer yang jadi kerepotan ya? bigsmile

Semoga bermanfaat. Amin.

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Deploy Aplikasi yang Menggunakan Microsoft Access pada Windows 64 bit

Ketika medeploy aplikasi yang menggunakan Microsoft Access sebagai database pada Windows 64 bit, ternyata muncul error seperti berikut:

The ‘Microsoft.Jet.OLEDB.4.0’ provider is not registered on the local machine.

The 'Microsoft.Jet.OLEDB.4.0' provider is not registered on the local machine

Aplikasinya sih sudah bisa berjalan, namun ketika hendak mengakses data dari Microsoft Acces, muncul error seperti gambar di atas. Hal ini (mungkin) disebabkan karena tidak ada driver yang cocok untuk mengakses file Microsoft Access melalui aplikasi.

FYI, ketika kita menginstall Microsoft Access, maka pada komputer juga akan terinstall driver OleDb yang bisa digunakan untuk mengakses file Microsoft Access dari aplikasi yang kita buat.

Solusi I: Install Microsoft Access Driver

Silakan install Microsoft Access 64 bit atau cukup install Microsoft Access Database Engine 2010 Redistributable (yang versi 64 bit) pada komputer target. Sekedar info, Microsoft Access Database Engine 64 bit tidak akan bisa diinstall bila pada komputer telah terinstall Microsoft Access yang 32 bit. Alternatifnya, bisa dicoba Solusi II. smile

Note: meski pada komputer telah terinstall Microsoft Access, namun apabila masih versi 32 bit, maka aplikasi tetap tidak akan bisa mengakses file Microsoft Access karena aplikasi membutuhkan driver yang versi 64 bit.

Solusi II: Deploy Sebagai Aplikasi 32 bit (x86)

Solusi yang paling mudah adalah dengan mengubah target platform aplikasi kita dari yang semula Any CPU ke x86. Cara ini sangat berguna pada keadaan apabila pada komputer target telah terinstall Microsoft Access 32 bit.

Berikut screenshot cara mengubah target platform aplikasi pada Visual Studio (C# Project):

Karena aplikasi kita kini berjalan sebagai aplikasi 32 bit (pada komputer 64 bit), maka driver yang disediakan oleh Microsoft Access 32 bit akan kompatible. Sebagai akibatnya, aplikasi bisa mengakses file Microsoft Access.

Oh Ternyata hanya cukup begini saja toh?! Problem Solved bigsmile

Semoga bermanfaat. Amin.

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Thanks to Oksadewa Elnovar, karena telah mengijinkan komputernya dijadikan kelinci percobaan, hihihi.

Cara Embed Tweet ke Posting WordPress

Twitter Embeds adalah salah satu fitur keren pada WordPress 3.4. Dengan fitur ini, kita tidak perlu repot-repot menambahkan script ke blog wordpress bila ingin menampilkan tweet. Cukup tulis alamat tweet yang akan kita tampilkan pada satu baris khusus (pastikan tidak dalam bentuk hyperlink), kemudian akan dirender otomatis oleh engine WordPress. Berikut contoh tampilan tweet dari @suriantorustan yang aku tampilkan menggunakan fitur Twitter Embed:

Gagal Embed Tweet

Bila wordpress gagal untuk merender tweet, maka hanya akan tampil link untuk tweet tersebut, berikut contohnya:

Setelah kuselidiki (detektif mode: on), ternyata masalah tersebut dapat diatasi cukup dengan menghilangkan subdomain www pada link tweet yang akan kita tampilkan. Berikut hasil embed tweet di atas setelah menghilangkan www:

Rekap

  • Pastikan alamat tweet tanpa subdomain www
  • Tuliskan alamat tweet pada satu baris khusus, tidak dalam bentuk hyperlink
  • Bila masih gagal, coba beralih ke mode HTML, dan hilangkan seluruh format html yang ada smile

Semoga bermanfaat. Amin.

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Kelola File di Windows dengan WinDirStat

Bila harddisk kamu penuh dan tak tahu harus menghapus file atau menguninstall aplikasi apa, coba gunakan aplikasi kecil bernama WinDirStat. Apa itu WinDirStat? Berikut keterangan dari webnya:

WinDirStat is a disk usage statistics viewer and cleanup tool for various versions of Microsoft Windows.

Yang kurang lebih dengan bahasa acakadut, manfaat aplikasi WinDirStat adalah untuk memudahkan pencariaan file-file (serta folder) yang menghabiskan kapasitas harddisk. File sampah berukuran kecil mungkin tak begitu masalah, namun kalau file sampah berukuran besar?

Scary Harddisk

Read More

Merawat Baterai Laptop

Salah satu pertanyaan yang masih kucari jawabannya yaitu:

Untuk merawat baterai laptop, apakah sebaiknya menggunakan laptop sambil dicolokkan ke sumber daya listrik (charge), atau sebaiknya tidak dicharge terus-menerus?

Nah, dalam video blog berikut, akhirnya kutemukan jawaban sementara untuk pertanyaan tersebut. Monggo disimak tips merawat baterai laptop dari mbak Becky Worley berikut:

The Answer is…

Dari video tersebut, akhirnya kutemukan jawaban untuk pertanyaan tersebut, yaitu: sebaiknya gunakan laptop sambil dicharge. Meski belum membuktikannya kebenarannya sih.

Semoga bermanfaat. smile

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Sumber:

Cara Mengamankan Sandal/Sepatu Ketika Beribadah di Masjid

Masjid itu seharusnya menjadi ladang amal. Namun, tak bisa dipungkiri, masjid (paling tidak di Semarang) kadangkala malah berubah menjadi tempat yang rawan pencurian. Dari kehilangan sandal, sepatu, bahkan tas yang berisi laptop. Nah, untuk mencegah kehilangan sandal atau sepatu, aku punya trik yang dapat digunakan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya pencurian.

Caranya adalah dengan meletakkan sandal atau sepatumu di tempat yang agak berjauhan. Misal kalau masjid yang kita kunjungi punya dua pintu, baik pintu depan-belakang, maupun pintu depan samping, maka letakkan salah satu sandal atau sepatu di pintu yang depan, dan pasangannya di pintu yang lainnya. Sebagus apapun sandal atau sepatu kita, pasti tak akan jadi incaran pencuri kalau ternyata hanya setengah, hehe.

Trik ini tak sengaja kulihat dari seorang bapak yang hendak sholat maghrib di masjid Kauman Semarang. Semula aku agak merasa aneh, kenapa bapak ini kok melepas satu sandalnya di bagian depan halaman masjid, sedang pasangannya di taruh di tempat dekat wudhu. Setelah dipikir-pikir, ternyata cara istiqomah bapak ini keren juga. bigsmile

Semoga bermanfaat. Amin.

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

And atau AndAlso? Or atau OrElse?

Pada VB.Net ada operator And dan AndAlso, serta Or dan OrElse. Apa perbedaan keduanya? Dan kapan sebaiknya memakai And dan Or atau AndAlso dan OrElse?

Perbedaan

Perbedaan utama antara kedua operator adalah operator And dan Or akan mevalidasi kedua ekspresi yang digunakan, sedang operator AndAlso dan OrElse tidak akan mengecek ekspresi kedua apabila ekspresi yang pertama sudah dapat digunakan untuk menentukan hasil logika.

Operator AndAlso dan OrElse disebut sebagai Short-Circuiting Logical Operator.

Read More