Lagu Korea Tentang Converse High

Salah satu keajaiban googling (dan juga social media) adalah menemukan hal-hal yang tak terduga. Dan tak jarang malah aku terjerumus ke hutan belantara internet, hilang tujuan awal mengetikkan keyword pencarian di google, hahaha. Contohnya seperti sewaktu aku mencari cara ikat tali sepatu converse high, eh muncul video dari boy band korea yang bernama BTS (Bangtan Boys atau Beyond The Scene) berjudul converse high ini:

Setelah melakukan sedikit riset, ternyata lagu ini ditulis oleh salah satu personel BTS yang bernick Rap Monster untuk mendeskripsikan cewek idamannya, yaitu: seorang perempuan yang memakai sepatu converse berwarna merah. Harga sepatunya pun gak perlu yang mahal, cukup yang 100 dolar dapat 2 pasang sepatu.

Untungnya, aku tidak terlalu suka ama boy band korea (apalagi drama korea), jadi gak tersesat terlalu jauh di hutan belantara internet. Ingat teman, waktu kita sangat terbatas, saring informasi apa saja yang ingin kita dapat tiap harinya dari internet. Teorinya sih seharusnya gitu teman-teman, tapi kenyataannya yang kulakukan seringkali malah kebalikannya. Hahaha. lol

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Jomblo itu Diakui oleh Negara

Buat para jomblowan en jomblowati, gak usah ngegalau lagi ya?! Bahkan seharusnya kalian bangga dengan status kalian. Mengapa? Karena ternyata status jomblo alias lajang itu diakui oleh negara lho MasBro en JengSis. #fufufu Gak percaya? Silakan baca tweet berikut:

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Mudik ke Alam Baka

Ada cletukan unik dari mbak Louisa Kusnandar ketika mengomentari berita mengenai seringnya terjadi kecelakaan ketika mudik di Liputan 6 pagi ini. Komentar itu kurang lebih menyarankan agar berhati-hati dalam mudik, agar selamat sampai ke tempat tujuan, dan bukan malah mudik selamanya ke alam baka.

Cukup tragis memang, tiap tahun pasti terjadi kecelakaan yang menyebabkan kematian di jalur mudik. Buat teman-teman yang hendak pulang kampung, berhati-hati ya!! Dan jangan lupa untuk saling mendoakan para pemudik lainnya, semoga selamat di kota tujuan.

Happy Mudik!! smile

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Sarah Shafitri

Pagi buta ini ketika kubuka mata, langsung kulihat paras cantik di indosiar. WoW biutipull mak..

Di akhir ftv, ada daftar pemain, dan kuketahui gadis cantik itu bernama Sarah Shafitri.

Segera ku googling, dan ketemu akun twitternya di @sarahshafitri, dari profil twitter tersebut, kutemukan alamat blognya di http://sarahshafitriiskandarsyah.blogspot.com/. Dan ketika kubaca salah satu postingnya yang berjudul “Susah Payah yang Membuahkan Hasil bigsmile ”, yang membahas tentang perjuangan menyelesaikan skripsinya, aku langsung semakin Amazed!! dengan mbak Sarah Shafitri. wink

Entah kenapa aku sangat kagum dengan mereka yang mempunyai pendapat bahwa pendidikan itu penting. Meski, dengan pendidikan tinggi belum tentu akan membuatmu kaya. Hehe. Dan menurut banyak sumber, pendidikan terlalu tinggi biasanya menghambat langkah untuk menjadi seorang pengusaha. smile

Bob Sadino atau Mario Teguh?

Kalau dari dua pendapat dari gambar di atas, teman-teman pilih yang mana? Kalau aku lebih memilih pendapat pak Mario Teguh. Bila kamu termasuk orang yang beruntung untuk dapat bersekolah (biaya bukan menjadi masalah besar), maka bersabarlah dalam menghadapi lika-liku kehidupan sebagai pelajar, paling tidak hingga Sarjana.

Eh, artikel ini mau mbahas tentang apa ya? It’s so random!! Hehehe.

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!

Referensi:

https://twitter.com/varosaa/status/130128032294895616

Alamat Rumah itu Privasi, Bukan?

Ketika ditanya, mengenai alamat seseorang, apakah yang akan kamu lakukan? Langsung dikasih tahu? Atau minta izin dulu sama sang empunya alamat? Kalau aku lebih baik minta izin dahulu. Menurutku, alamat rumah itu sama dengan nomor telpon, kita tidak ingin sembarang orang mengetahuinya. Right?!

Scoot Hansellman dalam artikel Ten Things To Do to Secure an Important Person’s Computer (or even Ashton’s or a Kardashian’s) menyarankan agar “Don’t be Trackable”, atau dalam bahas Indonesia: “Jangan (sampai) Dapat Dilacak”. Sebisa mungkin, matikan fitur geo-tagging pada gadget kamu, terutama ketika berada di rumah.

Akhir kata, aku ingin bertanya pada engkau, wahai saudaraku, alamat rumah itu termasuk privasi, bukan?!

Tetap Sehat, Tetap Semangat, agar dapat Tetap dalam Perdjoeangan!!