Beberapa hari terakhir saya menelusuri tool yang sedang ramai dibicarakan developer: 9Router. Buat yang sering mentok rate limit di tengah sesi koding pakai Claude Code, Codex, atau Cursor, tool ini menarik banget untuk dicoba. Catatan ini adalah rangkuman riset saya: apa itu, cara kerjanya, fitur unggulan, biaya, sampai catatan keamanannya.
Apa itu 9Router?
9Router adalah AI router open-source (lisensi MIT) yang duduk di antara tool coding AI dan penyedia model LLM. Tool coding seperti Claude Code, Codex, Cursor, Cline, GitHub Copilot, Antigravity, sampai OpenClaw cukup diarahkan ke satu endpoint OpenAI-compatible di localhost:20128/v1, dan 9Router yang meneruskan permintaan ke provider pilihan kita — sekaligus menerjemahkan format permintaan (OpenAI ↔ Claude ↔ Gemini ↔ Vertex, dst.) supaya tool apa pun bisa memakai model apa pun.
Proyek ini lahir Januari 2026 dan tumbuhnya luar biasa cepat: per 6 Agustus 2026 sudah sekitar 24,7 ribu bintang GitHub, 4,3 ribu fork, dan masih sangat aktif dikembangkan — rilis terbaru v0.5.35 (16 Juli 2026), push terakhir 5 Agustus 2026. Slogannya singkat: never stop coding.
Kenapa orang pakai 9Router?
Masalah umum yang dijawab tool ini: kuota langganan terbuang percuma, rate limit di tengah kerja, token terbakar oleh output tool (git diff, grep, ls, log), dan biaya API yang mahal. Fitur utamanya:
- Smart 3-Tier Fallback — rute otomatis Subscription → Cheap → Free. Begitu kuota habis atau error, langsung pindah tier tanpa jeda.
- RTK Token Saver — kompresi output
tool_resultsebelum dikirim ke LLM, hemat 20–40% token input per request, tanpa kehilangan konteks. - Caveman Mode & Ponytail — memaksa LLM menjawab ringkas (hemat sampai 65% token output) atau menulis kode minimal ala “lazy senior dev” (YAGNI).
- Multi-account round-robin, auto-refresh token OAuth, quota tracking real-time, request logging, cloud sync, dan usage analytics.
Provider dan biaya
Poin penting: software 9Router gratis selamanya. Yang kita bayar hanyalah provider (kalau memakai yang berbayar). Angka “cost” di dashboard hanya estimasi penanda penghematan — bukan tagihan.
- Gratis: Kiro AI (~50 kredit/bulan, plus 500 kredit trial untuk akun baru), OpenCode Free (tanpa auth), Vertex AI ($300 kredit akun GCP baru, via endpoint Vertex AI Studio).
- Murah: GLM ($0,6/1 juta token), MiniMax M2.7 ($0,2/1 juta token), Kimi K2.5 ($9/bulan flat).
- Langganan: Claude Code Pro/Max ($20–200/bulan), Codex, GitHub Copilot, Cursor.
Kombinasi RTK + Kiro + OpenCode Free bisa membuat biaya $0/bulan sambil tetap hemat token. Tapi ingat, free tier provider bisa berubah sewaktu-waktu — contohnya iFlow, Qwen Code, dan Gemini CLI free tier sudah dihentikan sepanjang tahun 2026.
Cara pasang
npm install -g 9router, lalu jalankan9router.- Dashboard terbuka di
http://localhost:20128. - Hubungkan provider — bisa mulai dari yang gratis (Kiro AI atau OpenCode Free).
- Arahkan tool coding ke endpoint
http://localhost:20128/v1+ API key dari dashboard.
Selain lokal, bisa di-deploy di VPS, Docker, Cloudflare Workers, bahkan Hugging Face Spaces.
Catatan penting: keamanan
Ini bagian yang membuat saya agak hati-hati. Repo ini punya 19 security advisories (Mei–Juli 2026), termasuk beberapa yang berlabel critical: unauthenticated remote code execution via plugin MCP, pencurian kredensial + pengambilalihan database, hardcoded JWT secret, auth bypass lewat spoofing header (Host, X-Forwarded-For, X-9r-Real-Ip), dan SSRF. Kabar baiknya, tim pengembang merespons cepat dengan rilis beruntun. Saran saya:
- Selalu pakai versi terbaru (v0.5.35+); jangan pakai versi lama untuk instance yang terhubung internet.
- Jangan expose dashboard/API ke internet publik tanpa proteksi — untuk akses remote pakai Cloudflare Tunnel atau VPN.
- Hati-hati paket tiruan: nama npm resmi adalah
9router(tanpa “s”). Paket9routerssempat dikaitkan dengan laporan kerentanan di database pihak ketiga.
Alternatif
- LiteLLM — 100+ provider, fokus enterprise, tanpa kompresi token bawaan.
- OpenRouter — cloud-based, praktis, tapi tanpa fitur hemat token lokal.
- OmniRoute — 4-tier fallback, 36+ provider.
Dibanding ketiganya, 9Router unggul di sisi local-first, gratis, dan kedalaman fitur penghemat token.
Kesimpulan
9Router menarik untuk developer yang ingin memaksimalkan langganan yang sudah ada atau menekan biaya API sampai nol. Tapi karena riwayat keamanannya sibuk, pakai dengan bijak: update rutin, jangan expose ke publik, dan ingat bahwa memakai langganan IDE untuk memanggil backend lain lewat router bisa melanggar ToS masing-masing tool — 9Router sendiri mengingatkan “mind each tool’s policy”. Untuk catatan pribadi saya: layak dicoba di lingkungan lokal/Docker, tapi belum saya rekomendasikan sebagai gerbang utama menuju production.


