Episode sebelumnya saya menutup topik authorization dengan gate dan policy — cara membatasi siapa boleh mengakses apa. Nah, hari ini saya lanjut ke satu arah yang berbeda: bukan menyajikan halaman Blade ke browser, tapi menyajikan data mentah dalam bentuk JSON ke konsumen lain — aplikasi mobile, SPA di frontend, atau bahkan script cron milik klien lain. Ini yang disebut pengembangan API, dan Laravel sudah menyediakan seluruh perangkatnya sejak awal.
Saya sempat salah paham di awal: mengira “API” itu harus proyek terpisah. Ternyata tidak — satu aplikasi Laravel bisa sekaligus melayani halaman web biasa dan endpoint API tinggal di folder yang berbeda. Ini yang saya catat dari proses belajar saya.
Belajar Laravel #18: API Development — Route, Resource, dan Token Sanctum Lanjutkan membaca
Komentar Terbaru