Mawaddah Warahmah: Cinta Sejati Datang Setelah Nikah
Tulisan ini adalah catatan belajar lanjutan dari seri Ngaji Jomblo. Pada dua catatan sebelumnya saya mencatat soal tujuan menikah — bahwa nikah adalah ibadah yang paling lama dan sarana kaderisasi umat — lalu soal persepsi: nikah harus dipandang sebagai ibadah, dan pasangan adalah pelengkap (aswaj) yang membuat kita merasa sakinah. Kali ini pembahasannya sampai pada bagian yang paling ditunggu banyak orang: soal cinta. Dari episode keempat, Nikah 102, saya belajar sesuatu yang mengubah cara saya memandang romantisme pernikahan: cinta dalam rumah tangga ternyata terdiri dari dua kata yang berbeda makna — mawaddah dan rahmah — dan keduanya adalah buah dari sakinah yang Allah turunkan. Di episode ketujuh belas yang berbentuk sesi tanya jawab, urusan ini dituntaskan: cinta sejati justru datang setelah nikah, bukan sebelumnya.
Mawaddah Warahmah: Cinta Sejati Datang Setelah Nikah Lanjutkan membaca
Komentar Terbaru